(Suasana UNBK SMA Negeri 5 Ambon)

Tahun ini merupakan tahun kedua bagi SMA Negeri 5 Ambon untuk melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan untuk mengantisipasi terjadinya gangguan listrik seperti yang terjadi pada tahun lalu, maka tahun ini SMA 5 yang dipimpin Sarah Sangadji, menyiapkan listrik untuk tidak menghambat jalannya UNBK disekolah ini.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, untuk tahun ini ada sebanyak 268 siswa yang mengikuti UNBK dimana 172 siswa jurusan IPA dan 96 jurusa IPS dengan mata pelajaran pilihan yang diminati siswa ada pada jurusan Biologi.

Lanjutnya, tahun ini UNBK dibagi dalam tiga ruangan dengan menggunakan tiga siff, dan memakai tiga server satu cadangan. Sedangkan proktor tiga orang serta teknisi satu orang. Untuk tahun ini kami menggunakan 90 unit komputer, 5 unit laptop cadangan dan UN terakhir adalah mata pelajaran pilihan dengan merincikan Kimia 14 siswa, Biologi 130 siswa, Fisika 28 siswa dan sisanya itu jurusan IPS. Proses UNBK pada SMA 5 menggunakan pengawas silang murni Sub Rayon 5 masing masing SMA 4, 5, 8, 14, PGRI 2 dan SMA Kristen Passo.

"Kami sangat berterima kasih dengan kunjungan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio,  yang tidak lain memberikan motivasi bagi guru dan siswa,"tuturnya.
Selain itu juga dari hari pertama sampai hari terakhir ujian berjalan lancar, hingga kami mengapresiasi pihak PLN dan Telkom. Dengan demikian, diharapkan bagi siswa agar dapat mengerjakan ujian dari hari pertama sampai terakhir dengan baik, demi masa depan yang telah mereka cita - citakan. ()

(Suasana UNBK SMK NEgeri 2 Ambon)

Sebanyak 179 siswa SMK Negeri 2 Ambon mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2017 - 2018. Kepala SMK Negeri 2 Ambon Jhon Soukotta,  kepada pers diruang kerjanya,  Rabu (4/3), mengatakan untuk hari ketiga ini ujian Bahasa Inggris dan 179 siswa tersebut dibagi dalam tiga siff yakni dari 07.30 - 14.00 Wit Dikatakan,  setiap ruangan diawasi tiga pengawas secara silang yang berasal SMK lain yang ada di Kota Ambon dimana para pengawas tidak punya mata pelajaran yang diujiankan. Lanjutnya,  setiap ruang dilayani satu teknisi dan dua proktor karena setiap ruangan ada dua server.

Untuk hari pertama UNBK, SMK 2 sempat terjadi gangguan listrik namun pada saat itu siswa belum sempat melaksanakan ujian dan hal itu dapat tertangani dengan baik hingga tidak terjadi masalah. Dan hari ini (Kamis - Red)  ujian program studi ada empat program studi masing - masing Keuangan/Akuntasi, Administrasi Perkantoran, Tata Niaga, dan Rekayasa Perangkat Lunak (IT) .

Dirinya berharap,  agar proses ujian ini dari awal sampai akhir bisa berlangsung dengan baik dan anak - anak semua lulus sesuai dengan standar nilai UN dengan prestasi yang lebih baik dari tahun lalu. ()

(Suasana UNBK SMK 5 Negeri Ambon)

Sampai hari ini pelaksanaan UN sudah berlangsung selama tiga hari dan pada SMK Negeri 5 Ambon. Menurut Kepala SMK Negeri 5 Ambon Elsina Aunalal yang didampingi oleh Wakasek Kurikulum Joice Likumahwa, mengatakan UNBK hari pertama berjalan lancar namun pada hari kedua ujian terjadi gangguan sinyal disaat siswa sementara bekerja. Namun untunglah gangguan itu tidak berlangsung lama,  hingga siswa dapat kembali bekerja.

Dimana siswa SMK 5 ada sebanyak 47 siswa yang ikut UNBK dengan menggunakan dua siff. Sementara itu juga ada 22 siswa SMK PGRI yang turut melaksanakan ujian hingga untuk SMK 5 terjadi proses ujian sebanyak 3 siff dengan mata pelajaran Bahasa Inggris untuk hari ketiga dan kami dilayani satu proktor.

"Harapan kami, kiranya UNBK dapat berjalan lancar hingga hari ini sesuai dengan program keahlian mereka,"tandasnya. ()

(Suasana UNBK SMK Muhamadiyah)

Untuk tahun kedua SMK Muhammadiyah melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dengan jumlah siswa sebanyak 91. Kepada pers diruang kerjanya, Selasa (3/4), Kepala SMK Muhammadiyah Ambon Yasmin Kamsurya yang didampingi Wakasek Kurikulum Sulawati Lanudu, mengatakan hari kedua pelaksanaan UNBK disekolah ini berjalan aman dan lancar, dengan mata pelajaran Matematika, tanpa ada kendala apapun. Karena 91 siswa maka kita menggunakan tiga siff dalam UNBK, dengan jumlah komputer yang dimiliki sebanyak 30 dan ujian berlangsung pukul 08.00 - 16.00 Wit.

Dirinya menuturkan, sebelum pelaksanaan UNBK dilakukan para siswa telah menjalani proses pemantapan dengan cara melakukan penambahan jam mata pelajaran dan sesuai dengan pemantauan kami hasil yang dibuat sangat memuaskan,  karena siswa benar - benar telah siap.
Dirinya mengharapkan, sampai dengan selesainya ujian para siswa harus belajar dan menjaga kesehatan serta tinggalkan aktivitas - aktivitas yang tidak menguntungkan agar memperoleh nilai yang memuaskan.

Sementara itu,  Ketua Yayasan Muhammadiyah yang juga Pimpinan Perserikatan Bidang Pendidikan Ahmad Kubangun,  turut menambahkan saya sudah 15 tahun lebih menjabat ketua yayasan dan di tahun ini proses pendidikan sudah semakin baik dimana tuntutan kompetensi boleh diajar oleh guru yang profesional dan memiliki keahlian. Namun yang harus ditambahkan untuk siswa mau menciptakan lapangan pekerjaan itu belum bisa terpenuhi karena sarana prasarana tidak memadai. Lanjutnya,  untuk lingkungan SMK Muhammadiyah sarana sudah sangat baik hanya perlu ada pagar yang mengelilingi sekolah agar tidak terjadi hal - hal uang tidak diinginkan.

Sedangkan animo siswa dari tahun ke tahun semakin meningkat.  Sebagai ketua yayasan, saya telah mintakan kepada kepala sekolah untuk tidak banyak meminta sumbangan dari orangtua,  kami menggunakan dana Bosnas dan Bosda yang diberikan oleh pemerintah dan untuk siswa kelas XII yang kini sedang bergulat dengan UNBK,  kami harapkan mereka bisa melaksanakan ujian dengan sebaik - baiknya demi menggapai masa depan yang cemerlang. ()

(Sekertaris Daerah (Sekda) Maluku Hamin Bin Thahir didampinggi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio)

Sekertaris Daerah (Sekda) Maluku Hamin Bin Thahir didampinggi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/MA, di SMA Negeri 1 Ambon, Senin (9/4), sekaligus dengan penekanan tombol token sebagai tanda dimulainya pelaksanaan UN. Namun sebelum dimulainya pelaksanaan UN, Sekda menyempatkan memberikan arahan kepada seluruh siswa maupun guru, yang juga dihadiri jajaran Dikbud Provinsi Maluku. 

(Para Siswa SMA Negeri 1 Ambon yang akan melaksanakan UN)

Dalam arahannya, Sekda mengatakan UN pada prinsipnya bertujuan untuk mengukur capaian standar kompetensi lulusan peserta didik secara nasional, dan hasilnya digunakan sebagai bahan pemetaan mutu pendidikan, sekaligus pertimbangan dalam pemberian bantuan sarana prasarana pendidikan, karena itu UN menjadi penting untuk diselenggarakan.

(Arahan dari Sekertaris Daerah (Sekda) Maluku Hamin Bin Thahir kepada para Siswa dan Guru)

Dijelaskan, pelaksanaan UN untuk jenjang SMA/MA di diikuti sebanyak 332 sekolah dengan jumlah siswa 36.195 siswa. 82 sekolah diantaranya melaksanakan UNBK atau sekitar sebesar 24,70 persen.

Untuk kota Ambon, kata Sekda, jumlah sekolah pelaksanaan UN tingkat SMA/MA sebanyak 41 sekolah dengan jumlah peserta ujian sebanyak 5.040 siswa dan 15 sekolah diantaranya menggunakan UNBK, sedangkan 23 sekolah masih menggunakan UNKP, untuk SMA Negeri 1 Ambon menggunanakan UNBK dengan jumlah peserta ujian sebanyak 261 siswa. Walaupun pelaksanaan UNBK lebih banyak berada di sekolah Kota Ambon, namun dirinya menargetkan di tahun 2019 seluruh wilayah di Provinsi Maluku sudah bisa terjangkau.

"Insya Allah di tahun 2019 seluruh sekolah sudah bisa melaksanakan UNBK. Sehingga tidak hanya di Kota Ambon yang menggunakan sistem komputer, tetapi semua SMA bahkan sampai SMP sudah menggunakan sistem UNBK dalam UN,"tuturnya.
Dirinya menghimbau, kepada seluruh siswa maupun guru untuk bersama - sama menyukseskan UN ini dengan penuh kejujuran dan tunjukanlah integritas saudara dalam mengerjakan tugas -tugas saudara demi meningkatkan mutu pendidikan di Maluku yang kita cinta ini.

(Sekertaris Daerah (Sekda) Maluku bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio,)

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, berharap agar tema UN tahun ini “Prestasi Jujur Utama” akan dilakukan oleh seluruh siswa maupun Guru.

Sehingga bisa mendapatkan hasil yang baik, dan bisa bersaing dengan daerah lain. Menurutnya, dari hasil pengawasan yang dilakukan pada hari pertama UN, tidak ada masalah yang berarti. Sehingga diharapkan UN tingkat SMA/MA bisa berjalan lancar hingga akhir pelaksanaan UN. ()

(Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon A. G. Latuheru)

Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon A. G. Latuheru dimintakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku untuk membuka sampul ujian atau menekan tombol token Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun pelajaran 2017 - 2018 pada SMA Kristen YPKPM Ambon.

Kepada pers,  Senin (9/4), Latuheru memberikan apresiasi bagi SMK Kristen yang sudah dari tahun lalu menjalankan UNBK dan di tahun ini lagi disertai dengan diluncurkannya PIN "prestasi penting jujur nomor satu" yang digunakan seluruh peserta ujian.

Dengan cara seperti ini sesuatu hal yang baik bagi siswa dan juga guru, hingga harus diikuti oleh sekolah lain supaya siswa di Maluku khususnya Kota Ambon kedepan akan lebih baik.
Sementara itu, Kepala SMA Kristen Ambon Dra. Elonamayo,  menambahkan hari ini ada sebanyak 246 siswa mengikuti UNBK, dengan menggunakan 80 unit komputer, hingga penerapan yang kami tempuh dalam UNBK ini terbagi tiga siff dengan tiga server serta satu cadangan dan tiga proktor.

(Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon A. G. Latuheru bersama Kepala SMA Kristen Ambon Dra. Elonamayo)

Lebih lanjut dikatakan, tahun ini nilai ujian yang ditentukan pusat harus 5,6 hingga kami sangat berharap siswa bisa mendapatkan target itu bahkan lebih, agar dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi tanpa masalah namun yang kami mintakan dari siswa adalah kejujuran karena itu sangat penting. Selain itu juga walaupun oleh pemerintah telah memberikan hak bagi guru untuk menetapkan kelulusan, tetapi yang paling penting nilai mesti sesuai dengan target dari pusat.  ()

Sebanyak 511 siswa SMA Negeri 11 Ambon melaksanakan Ujian Nasional Pensil Kertas (UNKP) tahun pelajaran 2017 - 2018. Kepala pers diruang kerjanya,  Selasa (10/4), Kepala SMA Negeri 11 Ambon Hilal Wattiheluw, mengatakan pelaksanaan UN dari hari pertama sampai hari kedua berjalan lancar, tertib dan terkendali. Karena sarana prasarana dipersiapkan dengan matang, dimana siswa terbagi dalam 27 ruang, setiap ruang terdiri dari 20 siswa dan UNKP mulai tepat pukul 10.30 - 12.30 Wit sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.


"Harapan kami, kiranya siswa dapat memahami semua pelajaran yang selama ini telah diberikan para guru untuk dipelajari siswa dengan baik, agar hasil ujian bisa memuaskan siswa dan kami para guru. Sebab semua soal yang diujiankan disusun oleh Pusat melalui Balitbang,"tuturnya.


Ditambahkan pula, tahun 2019 semua sekolah di Indonesia termasuk Maluku sudah harus UNBK hingga SMA 11 tahun depan apapun terjadi akan melaksanakan UNBK, karena ini sudah merupakan suatu kebutuhan. Dan kami memang pada saat melaksanakan USBN sudah uji coba untuk menuju UNBK hingga tidak ada alasan lagi bagi SMA 11 untuk menunda UNBK tahun depan, sebab tahun ini kami telah memiliki 100 unit komputer.


Untuk itu,  semuanya akan kami matangkan supaya tidak menjadi hambatan di tahun ajaran 2018 - 2019. ()

(Kunjungan oleh PLT Gubernur Maluku Z. Sahuburua didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M Saleh Thio)

Hari ini seluruh SMK di Indonesia termasuk Provinsi Maluku secara serempak menyelenggarakan Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2017 - 2018 baik itu UNBK maupun UNKP. PLT Gubernur Maluku Z. Sahuburua, Senin (2/4), berkenan membuka sampul Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada SMK Negeri 7 Ambon, yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M Saleh Thio, dan Ketua Panitia UN Provinsi Fentje Mandaku.

Sahuburua meminta agar siswa dapat menyiapkan mental dan harus jujur serta bertanggungjawab, dalam mengerjakan soal ujian sehingga bisa memperoleh nilai yang baik.

Lanjutnya, menyangkut proses ujian dengan menggunakan komputer ini sangat tepat dan hal ini akan menjadi perhatian pemerintah, agar Maluku dapat bersaing dengan Provinsi lain di Indonesia. Ditambahkan pula, menyangkut ada terjadinya kekurangan naskah soal ujian, itu hal biasa dan itu akan diperbaiki hingga tidak ada lagi kekurangan. "Saya sempat menjadi guru SMK selama 11 tahun dan pernah juga mengajar di SMK 7, jadi saya berharap 163 siswa yang mengikuti UNBK ini mampu menyelesaikan semua mata pelajaran dengan baik demi masa depan yang gemilang,"tuturnya.

Sementara itu, Thio selaku Kepala Dinas merasa bersyukur bahwa proses UN boleh berjalan lancar dan sukses tanpa ada kendala yang berarti. Dan untuk tahun ini sebanyak 30 persen sekolah kejuruan yang tidak melaksanakan UNBK.

Hal yang sama juga dikatakan Kepala SMK Negeri 7 Ambon Drs. Saiful, mengatakan seluruh siswa hadir dalam pelaksanaan UNBK dan 163 siswa SMK 7 ini dalam proses ujian dibagi tiga siff, dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia dan UN berlangsung selama empat hari. Dirinya berharap, agar siswa menyiapkan diri dengan matang dan bantuan orangtua sangat penting, supaya siswa dapat malaksanakan dan mengikuti UN tanpa ada beban. ()

KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MALUKU

  • KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MALUKU
    Jenderal  Ahmad Yani  Kelurahan Batu Gajah, Kecamatan Sirimau
    Ambon - Maluku, 97124
  • 0911 352389 - 352367
  • (fax) 0911-352389

Copyright © 2016 Thinkweb. All Rights Reserved