(Foto: Suasana OSN IPA dan Matematika untuk jenjang SD)


Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi (Dikbud) Provinsi Maluku,  Rabu (4/4), menggelar Olimpiade Sains Nasional (OSN) IPA dan Matematika untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) tingkat Provinsi tahun 2018, yang berlangsung di SD Latihan Jl. Dr. Tamaela.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Sekretaris Dikbud Mimi Hudjajani, mengatakan kegiatan OSN sangatlah penting hingga jangan dipandang sebagai beban, namun musti dipahami cara seperti inilah yang membuat siswa Maluku semakin maju terutama dalam bidang pendidikan.

Lanjutnya, OSN SD sebagai wadah strategi perkuat keilmuan dan karakter anak didik. Jadi, saya mengajak para guru serta insan pendidikan mesti memberikan motivasi bagi siswa sebagaimana yang diperlihatkan tokoh pendidikan Ki Hajar Dewantara.

Selain itu, bagi siswa sekolah dasar dari 11 Kabupaten/Kota yang ikut OSN, agar dapat menjadikan lomba ini sebagai ajang untuk menunjukkan keilmuan dan karakter, tidak boleh merasa takut harus percaya diri dan siapa yang nanti berhasil itulah yang terbaik dari semua yang sudah baik. Sementata itu, Panitia Pelaksana Husein Henaulu, menambahkan peserta OSN SD berasal dari Kota Ambon 6 orang, Malteng 5 orang, SBT 6 orang, Malra 2 orang, MTB 6 orang, MBD 6 orang, Aru 2 orang. Dimana tujuan dari kegiatan ini sebagai wahana kompetisi pada bidang Matematika dan Ilmu

Pengetahuan Alam (IPA).
Disamping itu juga memberikan motivasi bagi siswa yang memiliki bakat, agar dapat dikembangkan. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dengan dana APBD. ()

(Dua utusan Maluku dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), yakni Nus Sahulatta utusan Pengawas dan Netty Badriah Kepala Seksi Kurikulum)

Dua utusan Maluku dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku masing - masing Nus Sahulatta utusan Pengawas dan Netty Badriah Kepala Seksi Kurikulum utusan dari Dikbud, untuk mengikuti pendidikan keluarga yang dibuat Direktorat Jenderal Paud Dikmas.

Tidak hanya sekedar pergi untuk dengar, namun dengan penuh tanggungjawab yang telah diberikan pimpinan kembali dengan menganugerahkan tiga penghargaan bagi Maluku yaitu sebagai fasilitator terbaik, sebagai utusan Provinsi terbaik dan peserta yang terfavorit. Kepada pers dikantor Dikbud,  keduanya menuturkan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar bisa lebih lagi memahami mengenai masalah yang kini landa bumi Indonesia terutama anak - anak, dimana sudah sangat rendah moral anak bangsa hingga harus kembali dipulihkan melalui pendidikan keluarga.

(Netty Badriah Kepala Seksi Kurikulum)

Pemerintah melalui Kemendikbud punya tanggungjawab dan hal itu diselenggarakan di Makassar selama satu minggu dan intinya ppenyelenggaraan pendidikan keluarga harus terintegritas di sekolah  - sekolah mulai dari tingkat Paud sampai SMA Sederajat.
Lebih lanjut,  kata mereka, Maluku pada kegiatan ini masuk Regional II yang bergabung dengan Makassar, Kalimantan, Papua, Papua Barat, NTT, NTB, Maluku Utara dan juga menghadirkan peserta Kabupaten/Kota dan uuntuk Maluku, Kota Tual yang ikutsertakan peserta hingga jumlah yang ikut sebanyak 300 orang lebih. Dimana Narasumber semuanya dari Pusat setelah berikan materi semua peserta diwajibkan untuk berperan aktif  memberikan materi, disitulah kita peserta dari Maluku mendapatkan nilai tertinggi sehingga bisa memperoleh tiga penghargaan. Ditambahkan pula,  melalui kegiatan pendidikan keluarga keduanya telah mendapatkan rekomendasi untuk menjadi fasilitator dan Narasumber daerah pada kegiatan pendidikan keluarga.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, saat dikonfirmasikan, menuturkan sangat bangga dan memberikan apresiasi penuh bagi kedua utusan Dikbud Provinsi Maluku karena telah mengharumkan nama Maluku dengan sabet tiga penghargaan. "Saya katakan kegiatan ini baru pertama kali diselenggarakan dan Maluku, sudah boleh berbicara dengan sempurna ditingkat Nasional melalui dua peserta yang kami utus. Ini harus jadi pemicu bagi yang lainnya, agar bisa seperti keduanya, setelah mengikuti kegiatan ini,  tidak kembali dengan sia - sia, namun mengharumkan nama yang terbaik untuk Maluku dan Dikbud Provinsi. ()

(Foto: Kepala SMA Negeri 4 Ambon Ny Henny Haurissa)

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun pelajaran 2017 - 2018 merupakan kali pertama bagi SMA Negeri 4 Ambon yang berlokasi di Desa Lateri, Kecamatan Baguala Kota Ambon. Kepada pers diruang kerjanya, Kamis (12/4), Kepala SMA Negeri 4 Ambon Ny Henny Haurissa, menuturkan untuk pelaksanaan UNBK disekolah ini kami masih melakukan pemimjaman komputer disekolah lain seperti SMK 3 sebanyak 40 unit komputer, SMK 6 sebanyak 22 unit, sedangkan kita sendiri telah memiliki 50 unit komputer dan 2 laptop.

Lanjutnya, walaupun baru kali pertama UNBK,  tetapi kami sudah berusaha hingga memiliki 4 server dimana tiga server disiapkan pada setiap ruangan dan satu cadangan. Sedangkan proktor tiga orang ditempatkan pada setiap ruangan dan dalam UNBK ini proses ujian dibagi tiga siff dan pengawas  silang murni. "Kami boleh berlega hati, sampai hari terakhir pelaksanaan ujian dengan mata pelajaran pilihan bagi siswa, tidak ada kendala apapun yang dihadapi, semua siswa boleh menjalankan UN dengan lancar, tertib, serta aman. Ini semua berkat doa dan kerjasama yang baik."ujarnya.

Terlebih lagi perhatian dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, menurut Haurissa, dirinya telah mengabdi pada lembaga ini kurang lebih 8 tahun lebih karena itu dengan kehadiran Kepala Dinas tentunya membuat para guru dan siswa merasa bahagia. "Kami bersyukur dan berterimakasih atas kunjungan serta perhatian dari Kepala Dinas dan Staff Dikbud, karena telah berkunjung ke SMA 4 ini merupakan langkah maju sebagai pemimpin masa depan yang membuat kami sebagai bawahan merasa nyaman,"tandasnya. ()

(Suasana UNBK SMA Negeri 5 Ambon)

Tahun ini merupakan tahun kedua bagi SMA Negeri 5 Ambon untuk melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan untuk mengantisipasi terjadinya gangguan listrik seperti yang terjadi pada tahun lalu, maka tahun ini SMA 5 yang dipimpin Sarah Sangadji, menyiapkan listrik untuk tidak menghambat jalannya UNBK disekolah ini.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, untuk tahun ini ada sebanyak 268 siswa yang mengikuti UNBK dimana 172 siswa jurusan IPA dan 96 jurusa IPS dengan mata pelajaran pilihan yang diminati siswa ada pada jurusan Biologi.

Lanjutnya, tahun ini UNBK dibagi dalam tiga ruangan dengan menggunakan tiga siff, dan memakai tiga server satu cadangan. Sedangkan proktor tiga orang serta teknisi satu orang. Untuk tahun ini kami menggunakan 90 unit komputer, 5 unit laptop cadangan dan UN terakhir adalah mata pelajaran pilihan dengan merincikan Kimia 14 siswa, Biologi 130 siswa, Fisika 28 siswa dan sisanya itu jurusan IPS. Proses UNBK pada SMA 5 menggunakan pengawas silang murni Sub Rayon 5 masing masing SMA 4, 5, 8, 14, PGRI 2 dan SMA Kristen Passo.

"Kami sangat berterima kasih dengan kunjungan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio,  yang tidak lain memberikan motivasi bagi guru dan siswa,"tuturnya.
Selain itu juga dari hari pertama sampai hari terakhir ujian berjalan lancar, hingga kami mengapresiasi pihak PLN dan Telkom. Dengan demikian, diharapkan bagi siswa agar dapat mengerjakan ujian dari hari pertama sampai terakhir dengan baik, demi masa depan yang telah mereka cita - citakan. ()

(Suasana UNBK SMK NEgeri 2 Ambon)

Sebanyak 179 siswa SMK Negeri 2 Ambon mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2017 - 2018. Kepala SMK Negeri 2 Ambon Jhon Soukotta,  kepada pers diruang kerjanya,  Rabu (4/3), mengatakan untuk hari ketiga ini ujian Bahasa Inggris dan 179 siswa tersebut dibagi dalam tiga siff yakni dari 07.30 - 14.00 Wit Dikatakan,  setiap ruangan diawasi tiga pengawas secara silang yang berasal SMK lain yang ada di Kota Ambon dimana para pengawas tidak punya mata pelajaran yang diujiankan. Lanjutnya,  setiap ruang dilayani satu teknisi dan dua proktor karena setiap ruangan ada dua server.

Untuk hari pertama UNBK, SMK 2 sempat terjadi gangguan listrik namun pada saat itu siswa belum sempat melaksanakan ujian dan hal itu dapat tertangani dengan baik hingga tidak terjadi masalah. Dan hari ini (Kamis - Red)  ujian program studi ada empat program studi masing - masing Keuangan/Akuntasi, Administrasi Perkantoran, Tata Niaga, dan Rekayasa Perangkat Lunak (IT) .

Dirinya berharap,  agar proses ujian ini dari awal sampai akhir bisa berlangsung dengan baik dan anak - anak semua lulus sesuai dengan standar nilai UN dengan prestasi yang lebih baik dari tahun lalu. ()

(Suasana UNBK SMK 5 Negeri Ambon)

Sampai hari ini pelaksanaan UN sudah berlangsung selama tiga hari dan pada SMK Negeri 5 Ambon. Menurut Kepala SMK Negeri 5 Ambon Elsina Aunalal yang didampingi oleh Wakasek Kurikulum Joice Likumahwa, mengatakan UNBK hari pertama berjalan lancar namun pada hari kedua ujian terjadi gangguan sinyal disaat siswa sementara bekerja. Namun untunglah gangguan itu tidak berlangsung lama,  hingga siswa dapat kembali bekerja.

Dimana siswa SMK 5 ada sebanyak 47 siswa yang ikut UNBK dengan menggunakan dua siff. Sementara itu juga ada 22 siswa SMK PGRI yang turut melaksanakan ujian hingga untuk SMK 5 terjadi proses ujian sebanyak 3 siff dengan mata pelajaran Bahasa Inggris untuk hari ketiga dan kami dilayani satu proktor.

"Harapan kami, kiranya UNBK dapat berjalan lancar hingga hari ini sesuai dengan program keahlian mereka,"tandasnya. ()

(Suasana UNBK SMK Muhamadiyah)

Untuk tahun kedua SMK Muhammadiyah melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dengan jumlah siswa sebanyak 91. Kepada pers diruang kerjanya, Selasa (3/4), Kepala SMK Muhammadiyah Ambon Yasmin Kamsurya yang didampingi Wakasek Kurikulum Sulawati Lanudu, mengatakan hari kedua pelaksanaan UNBK disekolah ini berjalan aman dan lancar, dengan mata pelajaran Matematika, tanpa ada kendala apapun. Karena 91 siswa maka kita menggunakan tiga siff dalam UNBK, dengan jumlah komputer yang dimiliki sebanyak 30 dan ujian berlangsung pukul 08.00 - 16.00 Wit.

Dirinya menuturkan, sebelum pelaksanaan UNBK dilakukan para siswa telah menjalani proses pemantapan dengan cara melakukan penambahan jam mata pelajaran dan sesuai dengan pemantauan kami hasil yang dibuat sangat memuaskan,  karena siswa benar - benar telah siap.
Dirinya mengharapkan, sampai dengan selesainya ujian para siswa harus belajar dan menjaga kesehatan serta tinggalkan aktivitas - aktivitas yang tidak menguntungkan agar memperoleh nilai yang memuaskan.

Sementara itu,  Ketua Yayasan Muhammadiyah yang juga Pimpinan Perserikatan Bidang Pendidikan Ahmad Kubangun,  turut menambahkan saya sudah 15 tahun lebih menjabat ketua yayasan dan di tahun ini proses pendidikan sudah semakin baik dimana tuntutan kompetensi boleh diajar oleh guru yang profesional dan memiliki keahlian. Namun yang harus ditambahkan untuk siswa mau menciptakan lapangan pekerjaan itu belum bisa terpenuhi karena sarana prasarana tidak memadai. Lanjutnya,  untuk lingkungan SMK Muhammadiyah sarana sudah sangat baik hanya perlu ada pagar yang mengelilingi sekolah agar tidak terjadi hal - hal uang tidak diinginkan.

Sedangkan animo siswa dari tahun ke tahun semakin meningkat.  Sebagai ketua yayasan, saya telah mintakan kepada kepala sekolah untuk tidak banyak meminta sumbangan dari orangtua,  kami menggunakan dana Bosnas dan Bosda yang diberikan oleh pemerintah dan untuk siswa kelas XII yang kini sedang bergulat dengan UNBK,  kami harapkan mereka bisa melaksanakan ujian dengan sebaik - baiknya demi menggapai masa depan yang cemerlang. ()

(Sekertaris Daerah (Sekda) Maluku Hamin Bin Thahir didampinggi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio)

Sekertaris Daerah (Sekda) Maluku Hamin Bin Thahir didampinggi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/MA, di SMA Negeri 1 Ambon, Senin (9/4), sekaligus dengan penekanan tombol token sebagai tanda dimulainya pelaksanaan UN. Namun sebelum dimulainya pelaksanaan UN, Sekda menyempatkan memberikan arahan kepada seluruh siswa maupun guru, yang juga dihadiri jajaran Dikbud Provinsi Maluku. 

(Para Siswa SMA Negeri 1 Ambon yang akan melaksanakan UN)

Dalam arahannya, Sekda mengatakan UN pada prinsipnya bertujuan untuk mengukur capaian standar kompetensi lulusan peserta didik secara nasional, dan hasilnya digunakan sebagai bahan pemetaan mutu pendidikan, sekaligus pertimbangan dalam pemberian bantuan sarana prasarana pendidikan, karena itu UN menjadi penting untuk diselenggarakan.

(Arahan dari Sekertaris Daerah (Sekda) Maluku Hamin Bin Thahir kepada para Siswa dan Guru)

Dijelaskan, pelaksanaan UN untuk jenjang SMA/MA di diikuti sebanyak 332 sekolah dengan jumlah siswa 36.195 siswa. 82 sekolah diantaranya melaksanakan UNBK atau sekitar sebesar 24,70 persen.

Untuk kota Ambon, kata Sekda, jumlah sekolah pelaksanaan UN tingkat SMA/MA sebanyak 41 sekolah dengan jumlah peserta ujian sebanyak 5.040 siswa dan 15 sekolah diantaranya menggunakan UNBK, sedangkan 23 sekolah masih menggunakan UNKP, untuk SMA Negeri 1 Ambon menggunanakan UNBK dengan jumlah peserta ujian sebanyak 261 siswa. Walaupun pelaksanaan UNBK lebih banyak berada di sekolah Kota Ambon, namun dirinya menargetkan di tahun 2019 seluruh wilayah di Provinsi Maluku sudah bisa terjangkau.

"Insya Allah di tahun 2019 seluruh sekolah sudah bisa melaksanakan UNBK. Sehingga tidak hanya di Kota Ambon yang menggunakan sistem komputer, tetapi semua SMA bahkan sampai SMP sudah menggunakan sistem UNBK dalam UN,"tuturnya.
Dirinya menghimbau, kepada seluruh siswa maupun guru untuk bersama - sama menyukseskan UN ini dengan penuh kejujuran dan tunjukanlah integritas saudara dalam mengerjakan tugas -tugas saudara demi meningkatkan mutu pendidikan di Maluku yang kita cinta ini.

(Sekertaris Daerah (Sekda) Maluku bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio,)

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, berharap agar tema UN tahun ini “Prestasi Jujur Utama” akan dilakukan oleh seluruh siswa maupun Guru.

Sehingga bisa mendapatkan hasil yang baik, dan bisa bersaing dengan daerah lain. Menurutnya, dari hasil pengawasan yang dilakukan pada hari pertama UN, tidak ada masalah yang berarti. Sehingga diharapkan UN tingkat SMA/MA bisa berjalan lancar hingga akhir pelaksanaan UN. ()

KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MALUKU

  • KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MALUKU
    Jenderal  Ahmad Yani  Kelurahan Batu Gajah, Kecamatan Sirimau
    Ambon - Maluku, 97124
  • 0911 352389 - 352367
  • (fax) 0911-352389

Copyright © 2016 Thinkweb. All Rights Reserved