Foto serba serbi Upacara Hardiknas tahun 2018 dihalaman Kantor Dikbud Provinsi Maluku, Rabu (2/5).

(Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio)

Hari ini (Rabu - Red) seluruh sekolah SMA/SMK Sederajat di Indonesia termasuk Provinsi Maluku telah memperoleh hasil Ujian Nasional (UN) dan untuk Maluku yang peroleh rangking tertinggi ada pada SMA Negeri 1 Ambon dibawah kepemimpinan Dra. C. Mustamu, dengan jumlah nilai 334.00 pada mata pelajaran IPA. Demikian hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, kepada pers diruang rapat lantai I Dikbud Provinsi, Rabu (2/5).

Dirinya mengatakan, sangat bersyukur dan pelaksanaan UN sampai dengan terima hasil semuanya berjalan lancar, walaupun disadari masih ada kendala. Hasil yang telah diberikan para siswa di Maluku cukup mengembirakan, karena tidak hanya Kota Ambon saja yang mendominasi nilai terbaik, namun sembilan Kabupaten/Kota telah menunjukkan kemampuan sama - sama saling bersaing dan hanya dua kabupaten yang masih duduk tempat yaitu Buru Selatan (Bursel) dan Maluku Barat Daya (MBD). Hingga kedepan akan menjadi perhatian Dikbud Provinsi. 

Dengan demikian, untuk nilai yang didapatkan siswa ada yang tertinggi dan juga terendah, bagi yang terendah ada ujian perbaikan, hingga bagi siswa yang nantinya mendapatkan nilai terendah diberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan. (SIL)

(Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio)

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun ini dipusatkan untuk menguatkan pendidikan dan memajukan kebudayaan, dikarenakan keduanya merupakan elemen yang tidak dapat dipisahkan yang telah diwariskan tokoh pendidikan Ki Hadjar Dewantara. Inilah merupakan sambutan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhajir Effendy, yang dibacakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, mewakili Plt Gubernur Maluku yang sudah dijadwalkan menjadi Irup, namun berhalangan karena masih diluar daerah.

Lebih lanjut dikatakan, Hardiknas kali ini mesti menjadi refleksi terhadap usaha yang telah diperjuangkan serta menerawang untuk proyeksi kedepan, hingga apa yang menjadi dambaan guna mencapai cita - cita bersama. Dengan semua itulah, maka  kita berkomitmen membangun pendidikan disinari oleh kebudayaan nasional, hingga dengan semua itu kita satukan tekad "menguatkan pendidikan dan memajukan pendidikan". Sembari mengakui, kondisi pendidikan dan kebudayaan sampai hari ini masih jauh dari jangkauan, hingga mesti kerja keras perluas pendidikan yang berkwalitas. Dikatakan pula, pendidikan dan kebudayaan tidak terpisahkan dengan infrastruktur dan itu semua menjadi perhatian serta kepedulian. Sebab dari situlah, kita dapat mencetak SDM untuk siap menghadapi perubahan zaman. Hal itu juga sesuai pencanangan pembangunan SDM dari Presiden dan Wakil presiden.

Olehnya itu,  hal itu menjadi peran pendidikan dan kebudayaan semakin besar, dan semua yang telah disebutkan itu kami minta dukungan dari guru dan masyarakat, karena merekalah sumber kekuatan untuk memperbaiki kinerja dunia pendidikan dan kebudayaan.
Upacara berlangsung dihalaman kantor Dikbud Provinsi dan dihadiri oleh seluruh Kepala SMA/SMK se-Kota Ambon, Forum SKPD Pemprov Maluku, dan Rektor Unpatti serta tamu undangan lainnya. ()

(Upacara memperingai HARDIKNAS)

Dalam rangka memperingati perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh setiap tahunnya pada 2 Mei, wajib diselengagarakan oleh Pemerintah diseluruh Indonesia termasuk Provinsi Maluku, dan tahun ini penyelenggaraan Hardiknas ada bedanya dari tahun - tahun sebelumnya. Dikarenakan permintaan Plt Gubernur Maluku Zety Sahuburua bahwa upacara Hardiknas dilaksanakan pada kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku tepatnya pada halaman Dikbud Provinsi, dan Plt Gubernur akan bertindak sebagai Inspektur upacara (Irup). Hal ini dijelaskan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, kepada pers diruang kerjanya Senin (30/4).

(Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio)

Lebih lanjut dikatakan, sebelum puncak Hardiknas sudah sejak awal bulan April seluruh komunitas pendidikan telah melakukan berbagai rangkaian kegiatan yang semuanya dilakukan untuk memperingati Hardiknas yang merupakan memontum sangat bersejarah terhadap selurun insan pendidikan baik itu berupa kemah untuk siswa maupun workshop kepada para guru serta kegiatan lainnya.

Menurutnya, nanti pada saat upacara Plt Gubernur akan membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Muhajir Efendy. "Untuk menyambut 2 Mei ini,  sebagai pimpinan pada lembaga pendidikan sangat mengharapkan agar para guru dapat bertanggungjawab dalam proses pembelajaran dan siswa mesti lebih tekun belajar, hingga bisa mendapatkan hasil yang berkualitas demi masa depan yang telah menanti didepan. Ingat sekali lagi belajar dan belajarlah dengan tekun, kalau ingin sukses."tandasnya.  ()

(Plt Gubernur Maluku Zeth Sahuburua)

Plt Gubernur Maluku Zeth Sahuburua, Sabtu (28/4), membuka secara resmi pelatihan persiapan mengikuti tes seleksi taruna/taruni Akmil/Akpol untuk siswa jenjang SMA/SMK Sederajat, yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku, yang berlangsung di Hotel Golden Palace. Dihadapan para peserta yang berjumlah 100 orang itu, Sahuburua mengatakan, sangat bersyukur dan berbahagia kegiatan yang menjadi impian dirinya dan Pak Said Assagaff, dapat terlaksana dengan baik untuk merekrut generasi muda Maluku dibidang militer, dimana sesuai kouta 5 orang itu bisa terpenuhi. Dan kami mulai menjaring siswa dari Kota Ambon dan sekitarnya, karena jelas ini sangat mendesak, hingga yang sekarang akan dibimbing haruslah dengan tekun mengikuti kegiatan seleksi ini.

(Plt Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua bersama Kadis Prov Maluku. Bpk. M. Thio Saleh)

Sahuburua menuturkan, ada lima hal penting yang dimiliki yaitu prestasi, dedikasi, disiplin, loyalitas dan kemandirian diri. Kalau hal ini diperhatikan, maka angkatan pertama yang sementara akan dilatih oleh Kodam XVI Pattimura dan Polda Maluku bisa menghasilkan 5 terbaik dari Maluku pada Akmil/Akpol. Dan mesti diingat pemerintah melaksanakan kegiatan ini tidak untuk membedakan suka atau agama,  sebab kita semua adalah satu. Hingga harus ingat pesan para leluhur, saling melindungi, harus sejahtera, dan ikut melaksanakan ketertiban. "Jadi peserta didik harus mampu tampil terbaik, agar bisa menjadi pimpinan, apapun tantangannya, hadapilah tanpa pamrih serta berdoa. Jangan kalah sebab Maluku punya andil besar untuk NKRI, hingga itu mesti menjadi motivasi buat kalian sebagai penerus muda Maluku,"tuturnya.

 

(Para Peserta tes seleksi taruna/taruni Akmil/Akpol untuk siswa jenjang SMA/SMK Sederajat)

Lanjutnya,  untuk menggapai semua itu maka belajar dan belajar sebagai modal utama untuk sukses.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Selly Pelupessy, mengatakan pada kegiatan ini kami menyiapkan peserta didik dengan baik untuk bisa ada pada kuota yang ditentukan. Dimana kegiatan seleksi ini berlangsung selama tiga hari dengan jumlah peserta 100 orang dan semuanya berasal dari Kota Ambon. Narasumber dari Kodam XVI Pattimura dan Polda Maluku. Selain itu juga yang membuat hingga kegiatan ini terlaksana andil paling besar ada pada Plt Gubernur Makuku Zety Sahuburua. 

(Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Drs. Haji La Siteny)

SMP Negeri 2 Ambon yang dipimpin Drs. Haji La Siteny, Senin (23/4), sebanyak 391 melaksanakan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) yang tepat dimulai 10.30 Wit. Kepada pers diruang kerjanya,  Siteny menuturkan buka sampul ujian dilakukan Kepala BKD Kota Ambon Benny Sellano, yang difokuskan dihalaman sekolah. Sellano mengharapkan agar siswa tidak boleh terpancing dengan jawaban yang dihembuskan oleh orang - orang yang tidak bertanggungjawab. Siswa mesti yakin dengan apa yang selama ini didapatkan dalam bimbingan belajar yang disampaikan para guru.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Ambon Drs. Haji La Siteny, menegaskan bahwa naskah soal ujian datang tepat waktu dan tidak ada yang kurang, hingga semua siswa dapat serentak bekerja sesuai waktu yang sudah ditentukan yaitu pukul 10.30 Wit. Dirinya berharap, agar para siswa dapat mengerjakan semua soal dengan baik dan benar, dan usahakanlah percaya diri tidak boleh meminta jawaban dari teman, itu jelas merugikan diri sendiri.

Untuk SMP 2 untuk mengawasi siswa kita kerjasama dengan SMP 17, SMP 19, SMP Kusu - Kusu dan SMP Al Hilal dan ujian akan berlangsung selama empat hari dengan mata pelajaran hari pertama Bahasa Indonesia, kedua Matematika, ketiga Bahasa Inggris dan keempat IPA. "Kami dewan guru sangat berharap, sampai dengan selesai ujian tidak ada kendala yang dihadapi baik itu dalam sekolah maupun diluar sekolah,"tandasnya. ()

(Kepala SMP Negeri 4 Ambon Alex Sitaniapessy)

Sebanyak 353 siswa SMP Negeri 4 Ambon mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) tepat pukul 10.30 Wit dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia di hari pertama ujian. Kepada pers diruang kerjanya,  Senin (23/4), Kepala SMP Negeri 4 Ambon Alex Sitaniapessy, mengatakan tepat pukul 09.30 Wit naskah soal ujian diantar langsung oleh Dikbud Provinsi didampingi Dinas Pendidikan Kota Ambon dan pukul 10.00 Wit para siswa masuk ruang ujian dan proses UNKP berlangsung pukul 10.30 Wit.

Lebih lanjut dikatakan, sebagai pimpinan saya berharap agar semua siswa bisa lulus 100 persen dengan memiliki kualitas yang baik, sebab sejak bulan November 2017 kami memberikan bimbingan belajar dengan Tryout sebanyak tiga kali. Dimana Tryout satu dan dua masih produk lokal sedangkan Tryout tiga sudah lakukan kombinasi antara Pusat dan lokal. Dengan tujuan agar siswa mampu menjawab soal - soal yang semuanya ada pada ujian sekarang ini. Bahkan dikatakan dua minggu sebelum siswa ujian, saya meminta guru untuk memberikan bimbingan dan membayar guru tersebut dengan tujuan agar siswa dapat melaksanakan UN dengan sukses. Sehingga siswa bisa mendapatkan sekolah favorit namun semuanya itu berpulang kepada siswa sendiri dan mereka berjuang belajar dan ingat selama ujian harus menjaga kesehatan agar jangan sakit.

Menurutnya,  ujian ini merupakan hal rutin yang berlangsung setiap tahun hingga siswa jangan takut,  hadapilah dengan tenang supaya bisa mendapatkan hasil yang memuaskan.  Ditekankan kepada orangtua mesti punya peranan penting selama empat hari ujian untuk perjuangan ditingkat SMP,  jangan membuat anak - anak datang terlambat selama proses ujian berlangsung, sebab kalau terlambat itu akan mengganggu fisik mereka.
Untuk SMP 4, kami dapat dua pengawas eksternal yang dibagi dalam 4 rayon yaitu SMP 1, SMP 10, SMP Pertiwi dan SMP Gema 7. ()

(Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Ambon Drs. Janthe Mahulette)

Hari ini seluruh SMP di Indonesia termasuk Maluku menyelenggarakan Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2017 - 2018 baik itu UNBK maupun UNKP. Untuk SMP Negeri 6 Ambon dari awal berlakunya UNBK sudah mulai melaksanakannya bahkan ini tahun ketiga.

Wakil Walikota Ambon Syarif Hadler, Senin (23/4), secara resmi membuka sampul ujian atau menekan tombol token berlangsungnya UNBK di hari pertama UN dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia. Selaku pimpinan di Kota Ambon,  Wawali berharap bagi peserta didik yang berjumlah 330, dapat melaksanakan UN tanpa beban. Dan nilai yang diberikan bisa memuaskan untuk bisa melanjutkan bangku pendidikan di jenjang SMA Sederajat.

Selama empat hari siswa harus benar - benar tekun belajar, jauhkan diri dari tindakan - tindakan tidak terpuji agar dapat melaksanakan UN dengan sebaik - baiknya.
Sementara itu,  Kepala SMP Negeri 6 Ambon Drs. Janjthe Mahulette, mengatakan hari pertama UN dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia. Dan sementara UNBK berlangsung terjadi gangguan dari Pusat hingga siswa ada yang sudah selesai mengerjakan naskah soal bahkan ada yang belum. Saya berharap,  gangguan dapat terselesaikan hingga UNBK hari pertama sampai hari terakhir berjalan lancar karena proses ujian kami menggunakan tiga siff.

Dikatakan lebih lanjut, kalau ada terjadi gangguan maka waktu akan ditambahkan karena pada prinsipnya siswa tidak boleh dirugikan. Selain itu,  dirinya mengharapkan agar siswa bisa teliti dalam membaca soal - soal ujian, harus tertib agar nilai yang diperoleh dapat memuaskan mereka. ()

(Sekda Maluku didampinggi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio)

Di hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/MTs di Maluku, yang akan berlangsung dari 23 -26 April mendatang, Seketaris Daerah (Sekda) Maluku Hamin Bin Thahir, berkesempatan untuk meninjau secara langsung pelaksanaan UN di SMP Katolik Ambon, yang merupakan salah satu sekolah yang menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Dalam tinjauannya pukul 07.30 Wit, Sekda Maluku didampinggi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, berkesempatan untuk memberikan arahan, sebelum dilakukannya penekanan tombol Token sebagai tanda berlangsungnya proses ujian.
Dihadapan 80 peserta ujian, Sekda dalam membacakan sambutan Plt Gubernur Maluku Zeth Sahuburua, menghimbau agar seluruh siswa tidak boleh menganggap UN sebagai momok ketakutan.

(Arahan dan Tinjauan Sekda Maluku didampinggi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio)

Untuk itu, masing-masing siswa harus percaya kepada kemampuan yang dimiliki, sesuai proses pendidikan yang dijalani selama tiga tahun di SMP Katolik. "Yakinlah bahwa dengan belajar sungguh-sungguh akan mendapat hasil yang terbaik,"ujarnya.

Tak lupa dirinya berpesan kepada seluruh dewan guru untuk terus memberikan semangat bagi siswa dan tetap mendampinggi siswa selama proses ujian.
Dirinya menilai, UN merupakan penilaian kompetensi peserta didik secara nasional dan menjadi salah satu indikator pengukuran mutu pedidikan setiap tahunnya. Dengan hasil UN dapat diketahui mutu sekolah secara komprehensip, akan kelihatan sekolah mana saja yang mutunya telah baik, bahkan masih rendah dan perlu intervensi lebih dari Pemerintah, guna akselerasi peningkatan mutu pendidikan.

(UN di SMP Katolik Ambon, Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK))

Lebih lanjut, dikatakan, UN pada prinsipnya bertujuan untuk mengukur capaian standar kompetensi lulusan peserta didik secara nasional, dan hasilnya digunakan sebagai bahan pemetaan mutu pendidikan, sekaligus pertimbangan dalam pemberian bantuan sarana prasaran pendidikan. Karena itu ujian nasional menjadi penting untuk diselenggarakan. "Saya berharap, agar pelaksanaan UN di seluruh Provinsi Maluku yang mulai dilaksanakan secara serentak hari ini, dapat berlangsung dengan tertib, aman dan lancar dengan tetap mengutamakan kejujuran,"tuturnya.

Sementara itu, Kepala SMP Katolik Ambon Pastor Zandhy Ohoiledwarin, mengatakan sebelum menghadapi UN pihaknya telah melakukan berbagai persiapan kepada siswa baik itu mental maupun kemampuan ilmu melalui tryout.

Dikatakan lebih lanjut, pelaksanaan UN di SMP  Katolik juga melibatkan 19 peserta dari dua sekolah lain yang beraveliasi, yakni SMP Santo Andreas Ahuru dan SMP Xaxerius Passo. Sehingga total siswa mengikuti UNBK disekolah ini menjadi 99 siswa, yang terbagi dalam tiga sesi, sesi pertama 40, kedua 40 dan ketiga 19 peserta ujian. Tak lupa dirinya menghimbau, kepada orangtua siswa agar supaya tidak membiarkan dan mengizinkan anak untuk mencari bocoran soal maupun kunci jawaban yang beredar dikalangan masyarakat, karena UNBK kemungkinan untuk terjadinya kebocoran soal sangat kecil.  ()

(Seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang SMP tingkat Provinsi tahun 2018)

Sebanyak 55 siswa dari sembilan Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku mengikuti seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang SMP tingkat Provinsi tahun 2018. Proses seleksi ini dilakukan pada tiga mata pelajaran yakni Matematika, IPA dan IPS.

(Kabid Ketenagaan Minggus Patty)

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kabid Ketenagaan Minggus Patty, mengatakan kegiatan ini sangat bergensi karena akan diikuti oleh siswa dari 34 Provinsi di Indonesia. Apalagi kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun oleh Dikbud Provinsi dengan mendatangkan para siswa dari Kabupaten/Kota. "Saya yakin,  anak - anak Maluku adalah anak - anak yang genius dan ini adalah kesempatan emas untuk berlomba, hingga kegiatan ini dilakukan untuk memilih yang terbaik, karena dari tingkat Provinsi akan berlanjut ke tingkat Nasional bahkan Internasional,"ujarnya, saat acara pembukaan OSN SMP yang berlangsung di Hotel Biz Ambon,  Sabtu (21/4).

Dengan demikian, diharapkan agar para siswa dari sembilan Kabupaten/Kota ini mampu menunjukkan kualitas mereka dalam mengikuti proses seleksi tingkat Provinsi untuk menuju ke tingkat Nasional yang akan berlangsung di Kota Padang Provinsi Sumatera Barat.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Husein Henaulu, mengatakan pelaksanaan OSN merupakan bagian yang sangat penting dan strategis dalam rangka mempersiapkan peserta didik yang dapat bersaing dibidang sains, sehingga Pemprov Maluku dan Pempus dalam hal ini Kemendikbud RI menyelenggarakan kegiatan ini. .

(Ketua Panitia Pelaksana Husein Henaulu)

Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini yakni menyediakan wahana bagi peserta didik jenjang SMP dalam mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki masing - masing siswa.

Dikatakan lebih lanjut, 0SN SMP ini hanya dihadiri sembilan Kabupaten/Kota, dan dua Kabupaten tidak ikut yakni Seram Bagian Barat (SBB) dan Buru.  Lomba dilaksanakan sehari yang berlangsung di SMP Negeri 4 Ambon, dengan tiga mata pelajaran yang diikuti 55 siswa yakni Matematika 18 orang,  IPS 18 orang dan IPA 19 orang.  ()

             

(Proses seleksi tingkat Provinsi)

KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MALUKU

  • KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MALUKU
    Jenderal  Ahmad Yani  Kelurahan Batu Gajah, Kecamatan Sirimau
    Ambon - Maluku, 97124
  • 0911 352389 - 352367
  • (fax) 0911-352389

Copyright © 2016 Thinkweb. All Rights Reserved