(Kepala SMP Negeri 4 Ambon Alex Sitaniapessy)

Sebanyak 353 siswa SMP Negeri 4 Ambon mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) tepat pukul 10.30 Wit dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia di hari pertama ujian. Kepada pers diruang kerjanya,  Senin (23/4), Kepala SMP Negeri 4 Ambon Alex Sitaniapessy, mengatakan tepat pukul 09.30 Wit naskah soal ujian diantar langsung oleh Dikbud Provinsi didampingi Dinas Pendidikan Kota Ambon dan pukul 10.00 Wit para siswa masuk ruang ujian dan proses UNKP berlangsung pukul 10.30 Wit.

Lebih lanjut dikatakan, sebagai pimpinan saya berharap agar semua siswa bisa lulus 100 persen dengan memiliki kualitas yang baik, sebab sejak bulan November 2017 kami memberikan bimbingan belajar dengan Tryout sebanyak tiga kali. Dimana Tryout satu dan dua masih produk lokal sedangkan Tryout tiga sudah lakukan kombinasi antara Pusat dan lokal. Dengan tujuan agar siswa mampu menjawab soal - soal yang semuanya ada pada ujian sekarang ini. Bahkan dikatakan dua minggu sebelum siswa ujian, saya meminta guru untuk memberikan bimbingan dan membayar guru tersebut dengan tujuan agar siswa dapat melaksanakan UN dengan sukses. Sehingga siswa bisa mendapatkan sekolah favorit namun semuanya itu berpulang kepada siswa sendiri dan mereka berjuang belajar dan ingat selama ujian harus menjaga kesehatan agar jangan sakit.

Menurutnya,  ujian ini merupakan hal rutin yang berlangsung setiap tahun hingga siswa jangan takut,  hadapilah dengan tenang supaya bisa mendapatkan hasil yang memuaskan.  Ditekankan kepada orangtua mesti punya peranan penting selama empat hari ujian untuk perjuangan ditingkat SMP,  jangan membuat anak - anak datang terlambat selama proses ujian berlangsung, sebab kalau terlambat itu akan mengganggu fisik mereka.
Untuk SMP 4, kami dapat dua pengawas eksternal yang dibagi dalam 4 rayon yaitu SMP 1, SMP 10, SMP Pertiwi dan SMP Gema 7. ()

(Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Ambon Drs. Janthe Mahulette)

Hari ini seluruh SMP di Indonesia termasuk Maluku menyelenggarakan Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2017 - 2018 baik itu UNBK maupun UNKP. Untuk SMP Negeri 6 Ambon dari awal berlakunya UNBK sudah mulai melaksanakannya bahkan ini tahun ketiga.

Wakil Walikota Ambon Syarif Hadler, Senin (23/4), secara resmi membuka sampul ujian atau menekan tombol token berlangsungnya UNBK di hari pertama UN dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia. Selaku pimpinan di Kota Ambon,  Wawali berharap bagi peserta didik yang berjumlah 330, dapat melaksanakan UN tanpa beban. Dan nilai yang diberikan bisa memuaskan untuk bisa melanjutkan bangku pendidikan di jenjang SMA Sederajat.

Selama empat hari siswa harus benar - benar tekun belajar, jauhkan diri dari tindakan - tindakan tidak terpuji agar dapat melaksanakan UN dengan sebaik - baiknya.
Sementara itu,  Kepala SMP Negeri 6 Ambon Drs. Janjthe Mahulette, mengatakan hari pertama UN dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia. Dan sementara UNBK berlangsung terjadi gangguan dari Pusat hingga siswa ada yang sudah selesai mengerjakan naskah soal bahkan ada yang belum. Saya berharap,  gangguan dapat terselesaikan hingga UNBK hari pertama sampai hari terakhir berjalan lancar karena proses ujian kami menggunakan tiga siff.

Dikatakan lebih lanjut, kalau ada terjadi gangguan maka waktu akan ditambahkan karena pada prinsipnya siswa tidak boleh dirugikan. Selain itu,  dirinya mengharapkan agar siswa bisa teliti dalam membaca soal - soal ujian, harus tertib agar nilai yang diperoleh dapat memuaskan mereka. ()

(Sekda Maluku didampinggi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio)

Di hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/MTs di Maluku, yang akan berlangsung dari 23 -26 April mendatang, Seketaris Daerah (Sekda) Maluku Hamin Bin Thahir, berkesempatan untuk meninjau secara langsung pelaksanaan UN di SMP Katolik Ambon, yang merupakan salah satu sekolah yang menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Dalam tinjauannya pukul 07.30 Wit, Sekda Maluku didampinggi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, berkesempatan untuk memberikan arahan, sebelum dilakukannya penekanan tombol Token sebagai tanda berlangsungnya proses ujian.
Dihadapan 80 peserta ujian, Sekda dalam membacakan sambutan Plt Gubernur Maluku Zeth Sahuburua, menghimbau agar seluruh siswa tidak boleh menganggap UN sebagai momok ketakutan.

(Arahan dan Tinjauan Sekda Maluku didampinggi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio)

Untuk itu, masing-masing siswa harus percaya kepada kemampuan yang dimiliki, sesuai proses pendidikan yang dijalani selama tiga tahun di SMP Katolik. "Yakinlah bahwa dengan belajar sungguh-sungguh akan mendapat hasil yang terbaik,"ujarnya.

Tak lupa dirinya berpesan kepada seluruh dewan guru untuk terus memberikan semangat bagi siswa dan tetap mendampinggi siswa selama proses ujian.
Dirinya menilai, UN merupakan penilaian kompetensi peserta didik secara nasional dan menjadi salah satu indikator pengukuran mutu pedidikan setiap tahunnya. Dengan hasil UN dapat diketahui mutu sekolah secara komprehensip, akan kelihatan sekolah mana saja yang mutunya telah baik, bahkan masih rendah dan perlu intervensi lebih dari Pemerintah, guna akselerasi peningkatan mutu pendidikan.

(UN di SMP Katolik Ambon, Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK))

Lebih lanjut, dikatakan, UN pada prinsipnya bertujuan untuk mengukur capaian standar kompetensi lulusan peserta didik secara nasional, dan hasilnya digunakan sebagai bahan pemetaan mutu pendidikan, sekaligus pertimbangan dalam pemberian bantuan sarana prasaran pendidikan. Karena itu ujian nasional menjadi penting untuk diselenggarakan. "Saya berharap, agar pelaksanaan UN di seluruh Provinsi Maluku yang mulai dilaksanakan secara serentak hari ini, dapat berlangsung dengan tertib, aman dan lancar dengan tetap mengutamakan kejujuran,"tuturnya.

Sementara itu, Kepala SMP Katolik Ambon Pastor Zandhy Ohoiledwarin, mengatakan sebelum menghadapi UN pihaknya telah melakukan berbagai persiapan kepada siswa baik itu mental maupun kemampuan ilmu melalui tryout.

Dikatakan lebih lanjut, pelaksanaan UN di SMP  Katolik juga melibatkan 19 peserta dari dua sekolah lain yang beraveliasi, yakni SMP Santo Andreas Ahuru dan SMP Xaxerius Passo. Sehingga total siswa mengikuti UNBK disekolah ini menjadi 99 siswa, yang terbagi dalam tiga sesi, sesi pertama 40, kedua 40 dan ketiga 19 peserta ujian. Tak lupa dirinya menghimbau, kepada orangtua siswa agar supaya tidak membiarkan dan mengizinkan anak untuk mencari bocoran soal maupun kunci jawaban yang beredar dikalangan masyarakat, karena UNBK kemungkinan untuk terjadinya kebocoran soal sangat kecil.  ()

(Seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang SMP tingkat Provinsi tahun 2018)

Sebanyak 55 siswa dari sembilan Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku mengikuti seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang SMP tingkat Provinsi tahun 2018. Proses seleksi ini dilakukan pada tiga mata pelajaran yakni Matematika, IPA dan IPS.

(Kabid Ketenagaan Minggus Patty)

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kabid Ketenagaan Minggus Patty, mengatakan kegiatan ini sangat bergensi karena akan diikuti oleh siswa dari 34 Provinsi di Indonesia. Apalagi kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun oleh Dikbud Provinsi dengan mendatangkan para siswa dari Kabupaten/Kota. "Saya yakin,  anak - anak Maluku adalah anak - anak yang genius dan ini adalah kesempatan emas untuk berlomba, hingga kegiatan ini dilakukan untuk memilih yang terbaik, karena dari tingkat Provinsi akan berlanjut ke tingkat Nasional bahkan Internasional,"ujarnya, saat acara pembukaan OSN SMP yang berlangsung di Hotel Biz Ambon,  Sabtu (21/4).

Dengan demikian, diharapkan agar para siswa dari sembilan Kabupaten/Kota ini mampu menunjukkan kualitas mereka dalam mengikuti proses seleksi tingkat Provinsi untuk menuju ke tingkat Nasional yang akan berlangsung di Kota Padang Provinsi Sumatera Barat.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Husein Henaulu, mengatakan pelaksanaan OSN merupakan bagian yang sangat penting dan strategis dalam rangka mempersiapkan peserta didik yang dapat bersaing dibidang sains, sehingga Pemprov Maluku dan Pempus dalam hal ini Kemendikbud RI menyelenggarakan kegiatan ini. .

(Ketua Panitia Pelaksana Husein Henaulu)

Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini yakni menyediakan wahana bagi peserta didik jenjang SMP dalam mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki masing - masing siswa.

Dikatakan lebih lanjut, 0SN SMP ini hanya dihadiri sembilan Kabupaten/Kota, dan dua Kabupaten tidak ikut yakni Seram Bagian Barat (SBB) dan Buru.  Lomba dilaksanakan sehari yang berlangsung di SMP Negeri 4 Ambon, dengan tiga mata pelajaran yang diikuti 55 siswa yakni Matematika 18 orang,  IPS 18 orang dan IPA 19 orang.  ()

             

(Proses seleksi tingkat Provinsi)

(BP3 Jayapura yang di wakili Panitia Pusat dari BP3 Jemi Victor Papialy)

Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan (BP3) Jayapura melakukan kerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku melalui Bidang SMA tepatnya Seksi Kurikulum, untuk mengikuti seleksi calon taruna - taruni AU di Jayapura. Terkait hal itu,  Kepala Seksi Kurikulum SMA Neti Badriah,  mengatakan sebelum proses seleksi berlangsung pihak BP3 Jayapura meminta kerjasama dengan Dikbud Provinsi untuk mengsosialisasikan ke sekolah - sekolah agar anak - anak Maluku masuk menjadi calon taruna - taruni AU.

(Kepala Seksi Kurikulum SMA Neti Badriah)

Dan kini ada 15 siswa yang siap mengikuti seleksi rekrutmen calon taruna - taruni AU. Dimana semua siswa berasal dari Kota Ambon. Lanjutnya, sebelum seleksi berlangsung ada himbauan dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio,  bagi para siswa agar dapat mengikuti seleksi dengan baik, sebab anak - anak Maluku mesti menjadi anak - anak yang hebat. Untuk itu,  dengan kemampuan yang dimiliki ikutilah proses seleksi ini dengan jujur, siapa yang berhasil akan menjadi calon taruna - taruni AU yang tangguh.

Untuk tes tertulis sehari ini ada tiga mata pelajaran ilmu pengetahuan yang diikuti yakni Matematika, Bahasa Inggris, dan Fisika. Selanjutnya masih ada tes kesehatan,  physikotes dan wawancara. "Saya kira, seleksi ini baru pertama kali kerjasama dengan pihak Dikbud, maka kami berharap agar para siswa dapat memperoleh nilai terbaik,"harapnya
Sementara itu,  Panitia Pusat dari BP3 Jemi Victor Papialy,  menambahkan ini sudah ketiga kali kegiatan seleksi dilakukan. Dimana dua kalinya kerjasama dengan Dinas Perhubungan Provinsi Maluku dan kali ketiga dengan Dikbud Provinsi Maluku dan ada empat Provinsi yang masuk yakni Maluku,  Papua,  Papua Barat,  dan Maluku Utara.

Semua hasil seleksi akan dikirimkan ke Pusat untuk diproses, siapa yang memperoleh nilai tertinggi akan bergabung dengan BP3 di Jayapura.()

(Pembukaan Kegiatan OSN Jenjang SMA Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio)

Sembilan siswa Maluku dari jenjang SMA siap mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) tahun 2018 yang akan berlangsung di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat.

Terkait hal itu, pada acara pembukaan kegiatan OSN SMA tingkat Provinsi Maluku tahun 2018, Rabu (18/4), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio,  memberikan penghargaan kepada para siswa berprestasi yang kini mengikuti OSN tingkat Provinsi. Menurutnya, lomba ini merupakan suatu kompetisi hingga haruslah berlomba dengan sehat. Jangan ada yang merasa tidak bisa bersaing. "Kalian merupakan duta dari setiap Kabupaten/Kota untuk siap bertanding menjadi perwakilan Maluku ditingkat Nasional,"ujarnya. Untuk itu, seleksi akan berlangsung selama sehari, pasti ada yang memperoleh nilai yang terbaik,  itulah yang siap menjadi duta Maluku, hingga bagi siswa yang belum berhasil jangan pesimis, namun berjuang terus agar bisa memperoleh yang terbaik pula.

(Para Siswa-siswi yang siap mengikuti seleksi OSN tingkat provinsi)

Lanjutnya, seleksi Nasional akan terus berlanjut ke Internasional sehingga siswa Maluku harus benar - benar siap. "Saya berpesan, agar para siswa milikilah jati diri yang baik, junjung tinggi sportifitas dan harus memiliki integritas,"tuturnya. Dengan memberikan filosopi bila belajar maka akan berubah, kalau tidak berubah maka akan tertinggal.

Sementara itu,  Ketua Panitia Pelaksana Neti Badriah,  mengatakan ada sembilan mata pelajaran yang diikuti siswa yakni
Fisika, Kimia,  Matematika,  Biologi, Ekonomi,  Astronomi,  Kebumian,  Geografi,  Informatika. Dengan jumlah siswa yang mengikuti tes seleksi 0SN sebanyak 130 orang yang berasal dari 11 Kabupaten/Kota.

(Paling kiri, Ketua Panitia Pelaksana Neti Badriah)

Dengan demikian, olimpiade sains ini juga sebagai strategi untuk mengeksplorasi kemampuan siswa dalam bidang sains dan mencapai puncak potensi terbaiknya. Karena itu, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk menyeleksi siswa yang mempunyai kompetensi atau kemampuan dalam bidangnya masing - masing serta menyiapkan calon peserta 0SN yang diandalkan untuk mewakili Indonesia dalam rangka Olimpiade tingkat Internasional.
Proses seleksi berlangsung sehari di SMA Negeri 2 Ambon. ()

(Suasana Seleksi Kegiatan OSN jenjang SMA Tingkat Provinsi)

(Suasana UNBK SMA Negeri 3)

Kepala SMA Negeri 3 Ambon Alex Tahalele, kepada pers diruang kerjanya,  Selasa (10/4), mengatakan ini kali kedua SMA 3 melaksanakan UNBK dan memberikan apresiasi penuh kepada pihak PLN atas koordinasi yang begitu baik, hingga di hari kedua pelaksanaan UNBK dengan mata pelajaran Matematika tidak ada gangguan terhadap 260 siswa yang mengikuti UNBK. Dimana terbagi 151 jurusan IPA dan 109 jurusan IPS dengan menggunakan 100 unit komputer, hingga dibagi dalam tiga sesi, yang dimulai pukul 08.00 - 16.00 Wit.

Lanjutnya, kita menggunakan dua proktor dan dua teknisi untuk lakukan pengamanan dari hari pertama sampai hari terakhir.  Selain itu pengawas silang berasal dari SMA Siwalima, SMA 7, SMA 9, SMA Advent, SMA Angkasa, dan MA Mabrur.

Dengan demikian,  selaku pimpinan disekolah ini,  saya berharap anak - anak bisa memenuhi target sesuai dengan nilai UN 5,5 karena nilai itulah yang bisa menentukan masa depan mereka masuk pada Perguruan Tinggi manapun yang ada di Indonesia.

Dirinya menambahkan, dari hasil pemantapan siswa bahkan tryout banyak sekali terjadi perkembangan, dimana mereka bisa menjawab soal - soal yang diberikan dengan benar dan soal yang kami berikan itu bukan soal yang disusun oleh kami tetapi dari luar dalam hal ini mereka yang turut menyusun soal UN. ()

(Pemberian bantuan melalui DAK bagi ruang praktek SMK 11 Kabupaten/kota diwakili oleh Sekretaris Dikbud Provinsi Maluku Mimi Hudjajani)

Sebanyak 20 SMK di Provinsi Maluku yang tersebar pada 11 Kabupaten/Kota mendapat bantuan Pemerintah Pusat (Pempus) dalam hal ini Kemendikbud RI berupa ruang praktek melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Penugasan Fisik dan Penandatanganan MoU pembangunan ruang kelas baru SMK tahun 2018.

Sebelum bantuan itu diserahkan ke sekolah,  mendahuluinya Dikbud melakukan pertemuan dengan para penerima bantuan yang berlangsung di Hotel Imperial Inn Ambon, kemarin.

(Sekretaris Dikbud Provinsi Maluku Mimi Hudjajan)

Sekretaris Dikbud Provinsi Maluku Mimi Hudjajani, menuturkan perhatian pemerintah pusat sangat besar ke Maluku hingga berbagai bantuan dikucurkan, namun sebagai penerima bantuan mesti punya kepatuhan pada regulasi - regulasi tersebut. Apalagi, bantuan ini dilakukan secara soakelola maka mesti peserta yang ikut harus paham terhadap pelaksanaannya. Untuk itu, dilakukan penandatanganan MoU yang merupakan suatu komitmen pertanggungjawaban pihak penerima.

(Pewakilan 11 kabupaten/kota yang mendapat bantuan DAK)

Sebab semua bantuan yang disalurkan ke Maluku memiliki tujuan yaitu proses pendidikan dapat berjalan baik karena sarana dan prasarana memadai. Dengan demikian,  kami berharap agar para penerima bantuan mesti mengikuti kegiatan ini dengan sebaik mungkin. Seandainya tidak paham harus bertanya agar pekerjaan yang dibuat berjalan dengan baik.

"Saya harus katakan terkait dengan pembangunan, setelah Dikbud melakukan evaluasi masih banyak sekolah kejuruan yang keluar dari koridor, "tuturnya.
Sementara itu,  Panitia Pelaksana Fentje Mandaku,  menambahkan para penerima bantuan pembangunan ruang praktek dan ruang kelas baru, harus mampu menyelesaikan  sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Untuk itu, kami berharap apa yang telah menjadi kebijakan pusat haruslah ditaati. ()

(Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio)

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, kepada koran ini kemarin, mengatakan distribusi naskah soal ujian SMP sudah berlangsung sejak pekan kemarin, yang dimulai dari Kabupaten/Kota yang terjauh seperti MBD, MTB, Malra, Kota Tual, dan SBT.  Selanjutnya minggu ini naskah soal ujian tersebut telah bergerak ke Kabupaten Buru,  Bursel,  Malteng, SBB, dan pada hari "H" Kota Ambon.

Menyangkut naskah soal ujian SMP, kata Thio, tetap mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian sampai ke tempat tujuan masing - masing. Untuk itu, kami berharap agar Kabupaten/Kota dapat mengawal naskah soal ujian dan lembaran jawaban, supaya tidak terjadi hal - hal yang tidak diinginkan seperti kebocoran soal dan lainnya. Hingga pada Senin (23/4) seluruh siswa SMP di Maluku dapat menjalankan UN baik itu UNBK maupun UNKP dengan aman, lancar dan tertib.

Selain itu juga kami minta dukungan dari seluruh masyarakat Maluku supaya UN SMP dapat berjalan lancar dan tidak ada kendala yang dihadapi sesuai dengan UN SMK/SMA/MA Sederajat. "Bagi anak - anakku yang ada dibangku SMP belajarlah dengan baik,  kejarlah nilai yang setinggi - tingginya, hingga dapat dengan mudah masuk pada jenjang pendidikan SMA/MA dan SMK Sederajat, "tuturnya. ()

(Foto: Suasana OSN IPA dan Matematika untuk jenjang SD)


Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi (Dikbud) Provinsi Maluku,  Rabu (4/4), menggelar Olimpiade Sains Nasional (OSN) IPA dan Matematika untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) tingkat Provinsi tahun 2018, yang berlangsung di SD Latihan Jl. Dr. Tamaela.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Sekretaris Dikbud Mimi Hudjajani, mengatakan kegiatan OSN sangatlah penting hingga jangan dipandang sebagai beban, namun musti dipahami cara seperti inilah yang membuat siswa Maluku semakin maju terutama dalam bidang pendidikan.

Lanjutnya, OSN SD sebagai wadah strategi perkuat keilmuan dan karakter anak didik. Jadi, saya mengajak para guru serta insan pendidikan mesti memberikan motivasi bagi siswa sebagaimana yang diperlihatkan tokoh pendidikan Ki Hajar Dewantara.

Selain itu, bagi siswa sekolah dasar dari 11 Kabupaten/Kota yang ikut OSN, agar dapat menjadikan lomba ini sebagai ajang untuk menunjukkan keilmuan dan karakter, tidak boleh merasa takut harus percaya diri dan siapa yang nanti berhasil itulah yang terbaik dari semua yang sudah baik. Sementata itu, Panitia Pelaksana Husein Henaulu, menambahkan peserta OSN SD berasal dari Kota Ambon 6 orang, Malteng 5 orang, SBT 6 orang, Malra 2 orang, MTB 6 orang, MBD 6 orang, Aru 2 orang. Dimana tujuan dari kegiatan ini sebagai wahana kompetisi pada bidang Matematika dan Ilmu

Pengetahuan Alam (IPA).
Disamping itu juga memberikan motivasi bagi siswa yang memiliki bakat, agar dapat dikembangkan. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dengan dana APBD. ()

KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MALUKU

  • KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MALUKU
    Jenderal  Ahmad Yani  Kelurahan Batu Gajah, Kecamatan Sirimau
    Ambon - Maluku, 97124
  • 0911 352389 - 352367
  • (fax) 0911-352389

Copyright © 2016 Thinkweb. All Rights Reserved