Kepala Bidang SMK Dikbud Provinsi Maluku Gatot Sihabuddin, kemarin,  menuturkan Dikbud Provinsi Maluku dibawah kepemimpinan Kadis M. Saleh Thio, sangat bersyukur karena usulan ke Pusat mendapat lampu hijau, dimana melalui Kemendikbud RI tahun 2018 ini sebanyak 26 SMK di Maluku yang terbesar pada 11 Kabupaten/Kota, mendapat bantuan dengan sebutan bantuan DAK Penugasan.

Lanjutnya,  Pemerintah Pusat (Pempus) dalam proses untuk penyaluran bantuan memberlakukan data Dapodik, hingga Maluku dari tahun 2017 mendapat bantuan sebanyak 17 SMK meningkat di tahun 2018 ini menjadi 26 SMK dari 113 SMK yang ada di Maluku.


Menurutnya,  sebenarnya akan lebih lagi bantuan yang didapati oleh Provinsi Maluku, namun banyak Sekolah Kejuruan yang belum memenuhi kriteria seperti salah satunya ketentuan Pusat yakni siswa pada satu sekolah harus berjumlah 118 siswa, tetapi hal itu masih belum bisa dipenuhi oleh SMK di Maluku.

 "Bagi Sekolah Kejuruan yang berhak menerima bantuan DAK Penugasan tahun ini ada empat prioritas yang diutamakan yakni kemaritiman, pariwisata,  tanaman pangan,  dan rekayasa teknologi,"tandasnya. ()

M. Husen Henaulu Kasubag Perencanaan dan Tugas Pembantuan Dikbud Provinsi Maluku

Pembayaran gaji guru kontrak untuk Triwulan IV yakni Oktober,  November dan Desember tahun 2017, telah tersalurkan kepada 1.530 guru kontrak yang tersebar pada 11 Kabupaten/Kota di Maluku. Demikian hal ini disampaikan Penanggungjawab Guru Kontrak Provinsi Maluku M. Husen Henaulu, yang juga Kasubag Perencanaan dan Tugas Pembantuan Dikbud Provinsi Maluku, kemarin.

Lebih lanjut, dirinya menuturkan,  pembayaran gaji guru kontrak tersebut telah dibayarkan pada 23 Desember 2017, yang dikirimkan langsung ke rekening Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota masing - masing dengan perincian besarannya yakni setiap satu bulan Rp. 1.015.000 yang dibayarkan pertriwulan dengan total pembayaran sebesar Rp. 3.045.000.

Dirinya mengakui, tidak dipungkiri sampai hari ini masih ada yang belum menerima terutama para guru kontrak yang berada di desa - desa terpencil. Namun, apapun kendalanya mereka akan tetap menerima hasil keringatnya masing - masing, sehingga diharapkan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, dapat turut membantu untuk menyalurkan gaji guru kontrak tersebut. ()

Foto: serba-serbi ulang tahun Kadis Disdikbud Provinsi Maluku (i)

Didamping istri tercinta Zurnida Thio,  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku M. Saleh Thio,  sangat bersuka cita bersama dengan seluruh ASN Dikbud Provinsi Maluku pada usia ke-56 tahun ini.

Dengan penuh suka cita dan kebahagiaan, Jumat (12/1), semua tamu undangan merayakan ulang tahun Kepala Dinas dengan meniup lilin dan menyanyikan lagu Happy Birthday."Sang pemimpin yang sangat dikagumi oleh seluruh ASN Dikbud Provinsi ini menyatakan dirinya bangga karena diusia 56 tahun ini merupakan usia yang dewasa dan matang.

Foto: serba-serbi ulang tahun Kadis Disdikbud Provinsi Maluku (ii)

Olehnya itu,  saya mau berujar semua usaha yang terbangun di Dikbud hanya berkat kerjasama,"tuturnya. Untuk itu,  kita terus tebarkan kebersamaan untuk membangun generasi Maluku yang cerdas.

  

Foto: serba-serbi ulang tahun Kadis Disdikbud Provinsi Maluku (iii)

Kebersamaan itu sangat terasa disaat makan bersama dengan seluruh ASN Dikbud Provinsi, Para Kepala Sekolah SMA maupun SMK dan juga para tukang becak dan tukang ojek yang ada diseputaran Kantor Dikbud. Terlihat dari wajah kebapaan dan penuh bersahaja, mengandung makna kasih itu segala - galanya untuk menyatukan tali persaudaraan diantara kita semua. ()

  

Foto: serba-serbi ulang tahun Kadis Disdikbud Provinsi Maluku (iv)

(Kabid Pembinaan SMA Nus Kesaulija)

Mengakhiri akhir tahun 2017,  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku melalui Bidang SMA, melakukan monitoring pada sejumlah sekolah khusus jenjang SMA di Provinsi Maluku, untuk melihat secara langsung bantuan pusat yang diberikan kepada sekolah berupa fisik maupun non fisik.

Menyangkut hal itu,  Kabid Pembinaan SMA Nus Kesaulija, kepada pers diruang kerjanya, Senin (18/12), mengatakan monitoring yang dilakukan  pada tiga Kecamatan di Provinsi Maluku yakni Pulau Haruku, Saparua, dan Nusalaut. Dimana sekolah - sekolah yang dikunjungi yakni SMA Kristen dan SMA 2 Saparua.

Kemudian SMA 3 Aboru, serta SMA 2 dan SMA Kristen Nusalaut, Dari hasil monitoring pada tiga Kecamatan yang dilakukan tersebut tidak ada masalah terutama pada proses rehab ruang kelas baru dan rehab pembangunan sekolah, semuanya berjalan baik.


Dengan demikian, kedepan pihaknya akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar, agar perhatian pemerintah dapat berlanjut hingga kemungkinan besar di tahun 2018 bisa lagi mendapat bantuan dari pusat.

"Untuk Itu,  Pemprov Maluku dalam hal ini Dikbud sangat berharap, agar sekolah penerima bantuan dari pusat dapat melaksanakan tanggungjawab dengan sebaik mungkin, sehingga tahun 2018 nanti perhatian pusat masih terus berpihak untuk Provinsi Maluku,"tuturnya. ()

(Kepala Dinas DikBud Provinsi Maluku M. Saleh Thio Bersama Direktur Seameo Regional Centre For Qitep In Mathematics Dr. Wahyudi)

Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku dibawah kepemimpinan Kepala Dinas M. Saleh Thio,  terus berupaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di Maluku dengan berbagai cara yang salah satunya, pekan kemarin,  telah melakukan kerjasama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI melalui Seameo Regional Centre For Qitep In Mathematics Yogyakarta Indonesia.

Dimana penandatanganan kerjasama ini langsung dilakukan oleh Kepala Dinas yang didampingi Kabid Ketenagaan Minggus Patty dan Kasubag Perencanaan Husein Henaulu dengan Direktur Seameo Regional Centre For Qitep In Mathematics Dr. Wahyudi, tentang kerjasama peningkatan kualitas pendidikan dan pendidik.

(Penandatanganan kerjasama Direktur Seameo Regional Centre For Qitep In Mathematics Dr. Wahyudi)

Tujuan dari Nota Kesepahaman bersama ini adalah tingkatkan kompetensi profesional pendidik di Maluku dan tingkatkan produktivitas Seameo Regional Centre For Qitep In Mathematics dalam hal pengembangan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan. Inti dari kegiatan ini yakni kedua belah pihak sama - sama memperoleh keuntungan sesuai dengan hak dan kewajiban masing - masing dalam artian akan terjadi perancang program pertukaran informasi secara bersama - sama.

(penandatanganan kerjasama ini langsung dilakukan oleh Kepala Dinas yang didampingi Kabid Ketenagaan Minggus Patty dan Kasubag Perencanaan Husein Henaulu)


Selanjutnya saling mendukung dalam peningkatkan kualitas pendidikan di Maluku. Yang mana kedua belak pihak akan menyediakan sarana, jasa, dan dana, sesuai kesepakatan melaksanakan program tersebut. Waktu yang ditentukan pada kesepakatan tersebut akan berlangsung selama tiga tahun setelah itu ditinjau lagi. ()

(Kerjasama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI melalui Seameo Regional Centre For Qitep In Mathematics Yogyakarta Indonesia.)

 

(Keluarga Besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku)

Keluarga Besar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku,  Sabtu (16/12),  menggelar Perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw 1439 H, di  Rumah Dinas Kadis yang berlokasi di Jl. Dr. Latumeten Ambon.

  

(Perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw 1439 H, di  Rumah Dinas Kadis Pendidikan dan Kebudayaan)

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku M. Saleh Thio,  mengatakan sangat bersyukur karena tahun ini bertepatan dengan Perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw bersama keluarga dirinya baru bisa menikmati rumah dinas, hal itu semua karena kemurahan Allah Swt.

(Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku M. Saleh Thio)

Hingga selaku pimpinan,  saya mengajak seluruh keluarga Dikbud untuk terus menyerahkan diri dan menjalankan apa yang diperintahkan oleh Allah Swt, dalam tugas dan tanggungjawab selaku bagian yang tidak terpisahkan dalam dunia pendidikan.
Sementara itu, Tauziah yang disampaikan Ustadz Haji Fahrur Rozi Hasanussi,  mengatakan momentum Perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw sekaligus masuk rumah dinas ini merupakan suatu keberkahan hingga dijadikan hari Spesial.

Dan inti dari perayaan ini adalah pahami kembali sejarah hidup manusia agung yaitu Nabi Muhammad Saw. Dimana yang bersangkutan adalah makhluk mulia dan oleh Dialah kita memperoleh berkat. "Jadi siapa pun dia mesti menganggungkan kebesaran Allah Saw, dengan mencontohkan Allah Swt tidak pernah meminta apapun dari kita malahan dia yang memberikan nafas hidup dan berkat seperti hari ini yang dinikmati oleh Dikbud, "tuturnya.

(Suasana Perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw 1439 H)


Dalam Perayaan Maulid ini juga terlihat Majelis Taklim Nur Amaliah sangat bersuka cita, bersama dengan seluruh warga Dikbud di rumah dinas kadis. Mereka berharap kebersamaan ini terus menjadi kekuatan untuk menyatukan semua perbedaan yang ada pada Dinas ini.  ()

                   

(Perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw 1439 H, di  Rumah Dinas Kadis Pendidikan dan Kebudayaan)

(Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku M. Saleh Thio)

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku, kemarin, menggelar pelatihan mata pelajaran uji kompetensi keahlian bagi guru produktif jenjang SMK.


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku M. Saleh Thio, mengatakan pelatihan ini memiliki nilai strategis untuk memberikan pengetahuan lebih bagi para guru produktif di jenjang SMK. Karena itu, kegiatan ini sangat tepat untuk membekali para guru produktif SMK dengan pengetahuan uji kompetensi.

"Jadi saya minta, para guru produktif jenjang SMK dari 10 Kabupaten/Kota kecuali Kota Ambon, agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, sehingga saat kembali kesekolahnya masing - masing bisa memberikan yang terbaik bagi sekolahnya, lebih lagi bagi anak didik,"tuturnya.

   

(Suasana pelatihan mata pelajaran uji kompetensi keahlian bagi guru produktif jenjang SMK.)


Sembari mengakui, sampai hari ini SMK masih terhambat dengan fasilitas, untuk itu kedepan Dikbud akan terus berupaya melihat serta membenahi semua kekurangan yang ada pada sekolah kejuruan, sehingga kedepan SMK bisa berubah penampilannya.


Sementara itu, Panitia Pelaksana Fentje Mandaku, menambahkan tujuan dari kegiatan itu adalah untuk memperluas pemahaman guru produktif menyangkut keahlian sesuai bidang yang mereka miliki hingga dapat tingkatkan ketrampilan mereka serta yang paling penting bisa terapkan semua ilmu kepada para anak didik. ()

Gubernur Maluku Said Assagaff,  merasa bangga menerima siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri 4 PDK Jepon Nanlohy, diruang kerjanya,  Rabu (22/11), yang mengikuti lomba Kihajar Dewantara tingkat Nasional 2017 yang berhasil meraih Juara Favorit jenjang SD,  SMP,  dan SMA. Gubernur mengatakan ini merupakan suatu penghargaan besar dibidang pendidikan, karena ada dua kategori yang diperoleh yakni menerima Penghargaan Anugerah Kihajar Dewantara Khusus, yang diberikan kepada dirinya selaku Gubernur dan juga siswa Maluku yang berjuang melawan 34 Provinsi di Indonesia, hingga keluar sebagai juara favorit.

(Gubernur Berasama Kadis dan Staff Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama Juara Favorit Lomba Kihajar Dewantara Tingkat Nasional siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri 4 PDK Jepon Nanlohy)

Gubernur mengakui,  masih banyak lagi anak Maluku yang mempunyai kemampuan seperti Jepon. Untuk itu, sebagai Gubernur,  saya mendorong Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku M. Saleh Thio, agar dapat memperhatikan semua proses pendidikan di Maluku, dan anak - anak yang mempunyai kemampuan haruslah disekolahkan pada SMA Negeri Siwalima.
Gubernur menuturkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku telah berbuat banyak sampai dengan akhir tahun ini,  karena banyak prestasi tingkat Nasional yang diraih oleh Pemerintah Provinsi Maluku baik itu dibidang Pengetahuan maupun Olahraga.


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku M. Saleh Thio,  saat menyerahkan Penghargaan Anugerah Kihajar Dewantara Khusus kepada Gubernur,  dirinya bersyukur dari 34 Provinsi di Indonesia, Gubernur Maluku masuk pada rangking lima. "Ini semua dikarenakan keberpihakan Gubernur terhadap TIK baik untuk anggaran maupun komputer,"ujarnya.
Lanjut Thio,  sampai dengan Gubernur menerima penghargaan ini ada empat juri yang terdiri dari Dewan TIK, Pakar Nasional,  Direktur Tekom, dan Kemendikbud,  dengan penilaiannya yakni pertama rencana strategi pembangunan daerah Provinsi Maluku 2014 - 2019 terkait pengembangan pendidikan berbasis TIK.

(Penyerahan Penghargaan Anugerah Kihajar Dewantara Khusus kepada Gubernur oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku M. Saleh Thio)

Kedua, regulasi kebijakan Pemda berupa Perda,  Pergub, SK Gubernur yang memihak kepada pengembangan pendidikan berbasis TIK. Ketiga,  pemberian bantuan sarana dan prasarana pendukung pengembangan pendidikan berbasis TIK. Keempat,  peningkatan kompetensi TIK pendidik dan tenaga kependidikan lewat SKPD teknis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku dan UPTD Balai Teknologi dan Komunikasi Pendidikan Provinsi Maluku. Thio menambahkan,  untuk tahun 2016 lalu ada 223 warga masyarakat Maluku telah mengikuti pelatihan TIK dan di tahun 2017 ini terjadi peningkatan sebanyak 538. ()

          

(Pemotongan tumpeng oleh Gubernur dan di berikan kepada Kadis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan)

Gubernur Maluku Said Assagaff,  menandaskan pendidikan sekarang ini menjadi ujung tombak untuk peningkatan prestasi guru dan siswa di Maluku. Demikian hal ini disampaikan Gubernur, pada Upacara Hari Guru Nasional (HGN)  ldan HUT PGRI Ke-72 tahun 2017, yang berlangsung di Lapangan Merdeka Ambon,  Selasa (28/11).

  


Gubernur mengatakan,  Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Maluku memberikan apresiasi penuh kepada guru yang telah bekerja keras, mendidik anak - anak bangsa di Maluku. Hal itu terlihat, karena dari bulan Januari - November 2017 ini banyak siswa Maluku yang boleh meraih prestasi ditingkat Nasional maupun Internasional baik itu pada bidang akademik maupun non akademik.


Gubernur menegaskan,  kedepan tantangan semakin besar, maka guru mesti terus tingkatkan mutu pendidikan karena sekali lagi pendidikan menjadi ujung tombak. Olehnya itu,  mari berkarya hingga menjadi teladan.
Dengan demikian, Gubernur berharap, guru harus semakin dewasa dan cerdas, sehingga bisa menciptakan generasi emas Maluku, maka untuk itulah mulai dari saat ini guru mesti menata segala kebijakan yang berkaitan dengan pendidikan. Dan mesti saya katakan,  guru harus tampil beda dengan menggunakan pakaian seragam batik kusuma pada setiap tanggal 25 bulan berjalan, supaya masyarakat mengenal lebih dekat jati diri guru karena telah mengenakan pakaian seragam tersebut.


Pada kesempatan ini juga Gubernur menyinggung soal sertifikasi bagi guru di Maluku, guru berhak untuk menerimanya namun itu tidak mudah mendapatkannya,  karena ada ketentuan - ketentuan yang harus dilengkapi oleh guru yakni guru harus mengajar satu minggu selama 24 jam. "Kalau itu telah dilengkapi, maka saya kira guru berhak mendapat sertifikasi, tidak boleh ada yang menghalang - halangi, "tandas Gubernur.
Sementara itu,  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku M. Saleh Thio,  mengatakan sangat bersyukur atas kerjasama para guru dan Pengurus PGRI baik itu Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

Untuk itu,  saya berharap dengan momentum usia guru ke-72 tahun ini guru semakin berkualitas untuk menjalankan tugas sebagai guru yang profesional. ()

(Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) Ke-72 tahun 2017)

Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) Ke-72 tahun 2017 yang jatuh tepat pada (25/11), dan oleh Pengurus PGRI serta Panitia HGN yang melaksanakan jalan santai, dihadiri Gubernur Maluku Said Assagaff,  Sekda Maluku Hamin Bin Thahir, bersama SKPD Lingkup Pemprov Maluku dan Pemkot Ambon, serta  ribuan guru dan siswa yang berasal dari Kota Ambon, Kecamatan Salahutu, Leihitu,  dan Leihitu Barat.

Gubernur dalam sambutannya, memberikan perhatian penuh kepada bidang pendidikan, untuk itu pendidikan di Maluku harus bangkit, ilmu itu tidak akan pernah habis.


Olehnya itu, di HUT Ke-72 ini saya mintakan guru dan siswa mesti bersama - sama menuntut ilmu. Dan para guru harus menjadi teladan serta disiplin, hingga bisa mencerdaskan anak bangsa di Maluku.
Lebih dari itu mesti profesional, sebab guru itu pekerjaan yang mulia dan guru harus berjuang, agar menghasilkan siswa - siswa yang berkualitas.
"Saya tidak pungkiri ditahun ini berbagai lomba yang diikuti oleh Maluku dan telah banyak mengharumkan nama Maluku baik itu siswa normal maupun berkebutuhan khusus, ini semua berkat polesan para guru,"tuturnya.

(Pengurus PGRI serta Panitia HGN yang melaksanakan jalan santai, dihadiri Gubernur Maluku Said Assagaff,  Sekda Maluku Hamin Bin Thahir, bersama SKPD Lingkup Pemprov Maluku dan Pemkot Ambon, serta  ribuan guru dan siswa yang berasal dari Kota Ambon, Kecamatan Salahutu, Leihitu,  dan Leihitu Barat.)


Dengan demikian,  Gubernur mintakan seluruh guru di Maluku dari kota sampai pelosok, harus bangkit gelorakan semangat Kihajar Dewantara.
Sembari berujar. di pelosok masih butuh hadirnya guru seperti yang terjadi di Kabupaten Aru, kiranya para guru punya keinginan terutama anak daerah untuk bisa ciptakan siswa yang baik disana.

(Pengurus PGRI serta Panitia HGN yang melaksanakan jalan santai, dihadiri Gubernur Maluku Said Assagaff,  Sekda Maluku Hamin Bin Thahir, bersama SKPD Lingkup Pemprov Maluku dan Pemkot Ambon, serta  ribuan guru dan siswa yang berasal dari Kota Ambon, Kecamatan Salahutu, Leihitu,  dan Leihitu Barat.)


Sebelum meninggalkan Lapangan Merdeka Ambon, Gubernur dan rombongan menyempatkan diri untuk mengikuti lomba Marching Band yang diikuti oleh siswa Maluku yakni SMAN Siwalima Ambon,  SUPM Waiheru Ambon, SMAN 1 Ambon,  SMAN 2 Ambon, SMA Xaverius Ambon,  MAN 1 Ambon,  MTSN Batu Merah, SMAN 1 Leihitu Barat,  MAN 1 Leihitu, SMA Mediatrix Ambon, SMAN 1 Leihitu, dan MTSN 1 Malteng. Gubernur sangat terharu hingga akan memberikan hadiah bagi juara pertama berupa perlengkapan Marching Band. Sedangkan juara dua Sekda akan berikan pakaian lengkap  dan Kadis juga akan berikan hadiah bagi juara tiga.

Peserta Marching Band 


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku M. Saleh Thio, mengatakan dari HUT PGRI dan HGN tahun ini kami PGRI yang adalah satu satunya organisasi profesi yang punya andil besar dalam mewujudkan manusia bermartabat. Dimana dari gurulah maka kita bisa peroleh ilmu. Untuk itu semua masalah guru jadi perhatian kami, namun kita tidak langsung minta dan dikabulkan semua ada mekanismenya.
Dirinya sangat terpaku melihat begitu gesitnya siswa di Maluku memainkan Marching Band hingga kedepan harus menjadi perhatian para guru. ()

KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MALUKU

  • KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MALUKU
    Jenderal  Ahmad Yani  Kelurahan Batu Gajah, Kecamatan Sirimau
    Ambon - Maluku, 97124
  • 0911 352389 - 352367
  • (fax) 0911-352389

Copyright © 2016 Thinkweb. All Rights Reserved