(Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio)

Sebanyak 31.774 siswa jenjang SMA/SMK Sederajat siap mengikuti Ujian Nasional (UN)  tahun pelajaran 2017 - 2018, yang akan berlangsung pada 7 April mendatang. Demikian hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio,  kepada pers dikantornya,  kemarin.


Lanjutnya,  sesuai monitoring yang dilakukan Dikbud pada 11 Kabupaten/Kota di Maluku yakni ditemukan seluruh siswa SMA/SMK Sederajat telah siap untuk menghadapi pelaksanaan UN, yang diikuti dengan tryout pertama dan kedua saat ini sementara dilakukan. Sebagai pimpinan pada dunia pendidikan, saya berharap para siswa kelas XII bisa mengerjakan semua soal ujian karena sebelumnya mereka telah diberikan pembekalan pada setiap mata pelajaran yang akan diujiankan. Dikatakan lebih lanjut,  seperti yang diharapkan Plt Gubernur Maluku Zety Sahuburua, para siswa bisa mencapai target nilai 5,5 itu pun menjadi harapan kami Dikbud.

Bahkan kalau bisa melebihi nilai yang ditentukan, karena itu mempermudah para siswa untuk bisa melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi sesuai dengan keinginan mereka masing - masing.

Apalagi, UN kali masih belum seluruh sekolah melakukan UNBK, namun itu bukan menjadi masalah karena kita tahu bahwa kesiapan infrastruktur yang menjadi hambatan, tetapi baik itu UNBK maupun UNKP hasilnya itu yang lebih diutamakan dimana kini kuantitas bukan yang dikejar namun kualitas yang menjadi perhatian."Jadi, belajar dan belajar itulah yang harus diutamakan para siswa, "tuturnya. ()

(Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Maluku Zeth Sahuburua dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku M. Saleh Thio)

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Maluku Zeth Sahuburua berharap di tahun-tahun mendatang, semakin banyak putra-putri Maluku yang berhasil lolos mengikuti pendidikan di Akademi Militer (Akmil) maupun Akademi Kepolisian (Akpol).

‘’Kalau kita lihat, setiap tahun anak-anak lulusan SMA atau SMK ramai-ramai mengikuti seleksi Akmil, baik Angkatan Darat, Angkatan Udara, Angkatan Laut maupun Akpol, namun anak-anak kita di Maluku sangat kurang,’’ ujar Sahuburua saat pertemuan dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku M. Saleh Thio dan para kepala sekolah SMA serta SMK se-Kota Ambon, di lantai 6 Kantor Gubernur Maluku, Jumat (2/1).

(para Kepala Sekolah SMA dan SMK se-kota Ambon)



Pertemuan yang dipimpin Plt. Gubernur Maluku ini, digelar dalam rangka menyikapi persoalan kurang atau minimnya putra-putri Maluku yang terjaring seleksi Akademi Militer maupun Akademi Kepolisian setiap tahunnya.

‘’Mengapa kita kurang? Ini disebakan karena ada berbagai faktor yang menyebabkan mereka tidak lulus. Pertama masalah kesehatan dan faktor yang sangat menentukan sekali yaitu psikotest. Karena ini merupakan salah satu persyaratan dasar yang mewajibkan mereka ikut seleksi dan lulus test,’’ ungkap Sahuburua.

Menyangkut kualitas pendidikan, kata Sahuburua, Provinsi Maluku tidak kalah dengan daerah lainnya. Hanya  masalah kesehatan dan psikotest saja yang menjadi kendala.

Itu sebabnya, pada berbagai pertemuan secara internal dengan pimpinan TNI maupun Polri di Maluku, Sahuburua mengaku, selalu membicarakan bagaimana jalan keluar untuk mengatasi persoalan tersebut.

‘’Nah, kita akan minta dari pihak Polda, Kodam, Danlantamal, dan Danlanud, agar perwira-perwira muda mereka yang memiliki kualitas, untuk mendidik anak-anak kita dengan memberikan kuliah khusus. Terlebih untuk psikotest dan masalah kesehatan dan faktor-faktor lain, yang mempunyai kaitan dengan seleksi penerimaan pada Akademi yang ada,’’ harap Sahuburua.

Langkah-langkah yang dilakukan setelah pertemuan bersama Kepala Dinas Provinsi Maluku, Saleh Thio dan Kepala Sekolah SMA-SMK se-Kota Ambon, disebut Sahuburua, yaitu mengambil putra-putri terbaik yang berkualitas yang ingin melanjutkan pendidikan pada Akademi Angkat Darat, Akademi Angkatan Laut, Akademi Angkatan Udara maupun Akademi Kepolisian.

‘’Memang kelihatannya kita sudah terlambat, karena sudah dekat dengan waktu ujian. Tapi marilah kita lakukan pada kondisi yang sekarang ini, biar pun sedikit," imbuhnya.

(para Kepala Sekolah SMA dan SMK se-kota Ambon. foto II)



Sahuburua minta, untuk tahun ini dipersiapkan 100 orang lulusan dari SMA dan SMK, yang nantinya dibagi dalam tiga (3) kelas, dengan pertimbangan kira-kira satu (1) kelas menampung 30 hingga 35 orang.

"Nanti setelah sekolah mereka berakhir, maka mereka akan mengikuti pendidikan khususnya psikotest. Nah di situlah kita akan melihat kemampuan mereka,’’ tuturnya.

Harapannya, menurut Sahuburua, di tahun ini putra-putri asal Maluku bisa bersaing untuk mengikuti tes Akademi Militer serta Akademi Kepolisian.
‘’Harapan saya, tahun ini bisa diterima 10 sampai dengan 20 orang, akan sangat baik sekali. Sehingga ke depan anak-anak kita dari Maluku dapat juga mendapat jenderal di Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara dan Kepolisian. Itu kebanggaan kita,’’ ujarnya.

Dengan apa yang dilakukan saat ini, Sahuburua berharap akan terus berlanjut. "Mudah-mudahan kesiapan ini dapat kita lakukan dengan baik, dan  program pertama ini dapat dilanjutkan di tahun yang akan datang. Jadi ini peletakan dasar untuk tahun-tahun yang akan datang," pungkasnya.()

(Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku M. Saleh Thio)

AMBON,.-Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku M. Saleh Thio,  mengakui kalau persiapan menjelang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) maupun Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP) telah mencapai 96,66 persen. Sisa empat persen dikarenakan ada tujuh sekolah dari empat kabupaten yang sementara sinkronisasi peserta UN.

"Jumlah itu tersebar di empat kabupaten yakni Maluku Tenggah dan Buru Selatan satu sekolah, Maluku Tenggara Barat tiga sekolag,  serta Kepulauan Aru dua sekolah. Masing-masing setingkat SMP dan MTs, " ujarnya dalam jumpa pers dikantor Dikbud,  Jumat (2/3).

Dijelaskan,  peserta ujian UNBK dan UNKP tingkat SMA, MA,  SMK, SMP/MTs, Paket B dan Paket C di Maluku sebanyak 69.324 siswa dari 1.229 sekolah.

Menurut dia,  kalau dilihat dari data junlah siswa dan sekolah tingkat SMA, MA,  SMK yang akab mebgikuti UNBK untuk tahun ajaran 2017-2018, mengalamk peningkatan. Dimana tahun kemarin (2016-2017), UNBK hanya diikuti 57 sekolah. Sedankan tahun tahun ini 137 sekolah.

Mengenai jadwal ujian sendiri. Untuk SMK akan berlangsung ditanggal 2-5 April. SMA-MA 9-13 April. Untuk ujian susulan akan berlangsung 17-18 April.

Jadwal untuk SMP-MTs berlangsung di 27-30 April. Untuk Paket C 27-30 April,  paket B 4-7 Mey,  dan ujian susulan 11-14 Mey.

"Sedangkan pendistribusian soal sudah dilakukan dari sekarang,  terutama untuk kabupaten terluar dari pusat kota provinsi, "tandasnya. ()

(Dikbud Ikut Rembuk Nasional)

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, bersama staff, pekan kemarin, mengikuti rembuk Nasional yang dilaksanakan oleh Kemendikbud RI dan dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo. Pada pertemuan itu tema yang diusung yakni "Menguatkan Pendidikan Memajukan Kebudayaan". Kepala Dinas menegaskan bahwa rembuk Nasional yang dilaksanakan Kemendikbud RI yang pertama yakni membicarakan revitalisasi serta pendidikan advokasi.

Dari kegiatan ini SMK mendapat perhatian dalam hal guru mesti memiliki kompetensi hingga Kepala Dinas dituntut untuk menjadikan SMK sebagai bagian yang benar - benar memiliki kemampuan dan keahlian, yang didalamnya pendidikan karakter harus menjadi penguatan

.

Lebih lanjut, Kepala Dinas,  menegaskan, Mendikbud RI Muhajir Effendi menegaskan sesuai dengan kebijakan Presiden membangun pendidikan harus dari pinggiran, maka hal itu mesti menjadi perhatian Kepala Dinas seluruh Indonesia termasuk Maluku. Dimana sekolah - sekolah yang ada pada daerah terluar menjadi tanggungjawab bersama untuk kemajuan pendidikan. Mendikbud menyinggung soal dana 20 persen yang dialokasikan untuk pendidikan adalah berupa pendapatan daerah dan APBD. Dan ditambahkan menyangkut pendidikan karakter harus menjadi basis disekolah - sekolah dengan tujuan ciptakan budaya tertib bagi siswa. Selain itu ada lagi soal Pilkada,  menurut Mendikbud, kebanyakan guru juga ikut terbawa - bawa hingga dikambingkan. Untuk itu, harus menjadi perhatian bahwa guru tidak boleh terlibat pada Pilkada dalam bentuk apapun.  ()

(Arahan dari Kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan Drs. M Saleh Thio)

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, kemarin, menggelar Forum SKPD bidang pendidikan dan kebudayaan dengan tema "Membangun Pendidikan dan Kebudayaan yang Merata Berkeadilan dan Berkualitas". Kepala Dinas Drs. M Saleh Thio, dalam arahannya,  menuturkan kegiatan ini sangat penting dan menjadi tanggungjawab bersama seluruh elemen pendidikan.

(Ibu Sekretaris bersama seluruh Kabid Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku)

Ini bukan hal yang baru, sebab dari tahun ke tahun kegiatan ini rutin dilaksanakan, namun yang harus jadi tanggungjawab kita bersama adalah melakukan perubahan demi kemajuan dunia pendidikan di bumi Maluku dengan melakukan evaluasi terhadap berbagai masalah pendidikan yang kita hadapi di Maluku.

(Para Peserta kegiatan SKPD dari 11 Kabupaten/Kota Provinsi Maluku)


Dikatakan lebih lanjut, sekarang ini sesuai perubahan Nomenklatur  SMA/SMK dibawah tanggungjawab Dikbud, hingga tugas sudah semakin besar. "Jadi, pada pertemuan ini mestilah evaluasi dan menyempurnakan semua yang menjadi tanggungjawab kita yang paling utama untuk pendidikan,"tuturnya.

(Husein Henaulu selaku Ketua Panitia)

Sementara itu, Husein Henaulu selaku Ketua Panitia, menambahkan kegiatan Forum SKPD ini menghadirkan peserta dari 11 Kabupaten/Kota, dengan tujuan untuk menyampaikan arah kebijakan serta mengevaluasi program 2017 dan membahas isu pendidikan 2018 serta hasil yang diharapkan seluruh hal yang dibahas untuk ditindaklanjuti.

Dengan demikian, kegiatan ini menghadirkan peserta dari SKPD terkait, agar seluruh masalah pendidikan bisa dapat dibahas bersama untuk mendapatkan jalan keluar yang terbaik demi kemajuan pendidikan di Maluku. ()

KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MALUKU

  • KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MALUKU
    Jenderal  Ahmad Yani  Kelurahan Batu Gajah, Kecamatan Sirimau
    Ambon - Maluku, 97124
  • 0911 352389 - 352367
  • (fax) 0911-352389

Copyright © 2016 Thinkweb. All Rights Reserved