(Sekertaris Daerah (Sekda) Maluku Hamin Bin Thahir didampinggi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio)

Sekertaris Daerah (Sekda) Maluku Hamin Bin Thahir didampinggi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/MA, di SMA Negeri 1 Ambon, Senin (9/4), sekaligus dengan penekanan tombol token sebagai tanda dimulainya pelaksanaan UN. Namun sebelum dimulainya pelaksanaan UN, Sekda menyempatkan memberikan arahan kepada seluruh siswa maupun guru, yang juga dihadiri jajaran Dikbud Provinsi Maluku. 

(Para Siswa SMA Negeri 1 Ambon yang akan melaksanakan UN)

Dalam arahannya, Sekda mengatakan UN pada prinsipnya bertujuan untuk mengukur capaian standar kompetensi lulusan peserta didik secara nasional, dan hasilnya digunakan sebagai bahan pemetaan mutu pendidikan, sekaligus pertimbangan dalam pemberian bantuan sarana prasarana pendidikan, karena itu UN menjadi penting untuk diselenggarakan.

(Arahan dari Sekertaris Daerah (Sekda) Maluku Hamin Bin Thahir kepada para Siswa dan Guru)

Dijelaskan, pelaksanaan UN untuk jenjang SMA/MA di diikuti sebanyak 332 sekolah dengan jumlah siswa 36.195 siswa. 82 sekolah diantaranya melaksanakan UNBK atau sekitar sebesar 24,70 persen.

Untuk kota Ambon, kata Sekda, jumlah sekolah pelaksanaan UN tingkat SMA/MA sebanyak 41 sekolah dengan jumlah peserta ujian sebanyak 5.040 siswa dan 15 sekolah diantaranya menggunakan UNBK, sedangkan 23 sekolah masih menggunakan UNKP, untuk SMA Negeri 1 Ambon menggunanakan UNBK dengan jumlah peserta ujian sebanyak 261 siswa. Walaupun pelaksanaan UNBK lebih banyak berada di sekolah Kota Ambon, namun dirinya menargetkan di tahun 2019 seluruh wilayah di Provinsi Maluku sudah bisa terjangkau.

"Insya Allah di tahun 2019 seluruh sekolah sudah bisa melaksanakan UNBK. Sehingga tidak hanya di Kota Ambon yang menggunakan sistem komputer, tetapi semua SMA bahkan sampai SMP sudah menggunakan sistem UNBK dalam UN,"tuturnya.
Dirinya menghimbau, kepada seluruh siswa maupun guru untuk bersama - sama menyukseskan UN ini dengan penuh kejujuran dan tunjukanlah integritas saudara dalam mengerjakan tugas -tugas saudara demi meningkatkan mutu pendidikan di Maluku yang kita cinta ini.

(Sekertaris Daerah (Sekda) Maluku bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio,)

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, berharap agar tema UN tahun ini “Prestasi Jujur Utama” akan dilakukan oleh seluruh siswa maupun Guru.

Sehingga bisa mendapatkan hasil yang baik, dan bisa bersaing dengan daerah lain. Menurutnya, dari hasil pengawasan yang dilakukan pada hari pertama UN, tidak ada masalah yang berarti. Sehingga diharapkan UN tingkat SMA/MA bisa berjalan lancar hingga akhir pelaksanaan UN. ()

(Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon A. G. Latuheru)

Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon A. G. Latuheru dimintakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku untuk membuka sampul ujian atau menekan tombol token Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun pelajaran 2017 - 2018 pada SMA Kristen YPKPM Ambon.

Kepada pers,  Senin (9/4), Latuheru memberikan apresiasi bagi SMK Kristen yang sudah dari tahun lalu menjalankan UNBK dan di tahun ini lagi disertai dengan diluncurkannya PIN "prestasi penting jujur nomor satu" yang digunakan seluruh peserta ujian.

Dengan cara seperti ini sesuatu hal yang baik bagi siswa dan juga guru, hingga harus diikuti oleh sekolah lain supaya siswa di Maluku khususnya Kota Ambon kedepan akan lebih baik.
Sementara itu, Kepala SMA Kristen Ambon Dra. Elonamayo,  menambahkan hari ini ada sebanyak 246 siswa mengikuti UNBK, dengan menggunakan 80 unit komputer, hingga penerapan yang kami tempuh dalam UNBK ini terbagi tiga siff dengan tiga server serta satu cadangan dan tiga proktor.

(Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon A. G. Latuheru bersama Kepala SMA Kristen Ambon Dra. Elonamayo)

Lebih lanjut dikatakan, tahun ini nilai ujian yang ditentukan pusat harus 5,6 hingga kami sangat berharap siswa bisa mendapatkan target itu bahkan lebih, agar dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi tanpa masalah namun yang kami mintakan dari siswa adalah kejujuran karena itu sangat penting. Selain itu juga walaupun oleh pemerintah telah memberikan hak bagi guru untuk menetapkan kelulusan, tetapi yang paling penting nilai mesti sesuai dengan target dari pusat.  ()

Sebanyak 511 siswa SMA Negeri 11 Ambon melaksanakan Ujian Nasional Pensil Kertas (UNKP) tahun pelajaran 2017 - 2018. Kepala pers diruang kerjanya,  Selasa (10/4), Kepala SMA Negeri 11 Ambon Hilal Wattiheluw, mengatakan pelaksanaan UN dari hari pertama sampai hari kedua berjalan lancar, tertib dan terkendali. Karena sarana prasarana dipersiapkan dengan matang, dimana siswa terbagi dalam 27 ruang, setiap ruang terdiri dari 20 siswa dan UNKP mulai tepat pukul 10.30 - 12.30 Wit sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.


"Harapan kami, kiranya siswa dapat memahami semua pelajaran yang selama ini telah diberikan para guru untuk dipelajari siswa dengan baik, agar hasil ujian bisa memuaskan siswa dan kami para guru. Sebab semua soal yang diujiankan disusun oleh Pusat melalui Balitbang,"tuturnya.


Ditambahkan pula, tahun 2019 semua sekolah di Indonesia termasuk Maluku sudah harus UNBK hingga SMA 11 tahun depan apapun terjadi akan melaksanakan UNBK, karena ini sudah merupakan suatu kebutuhan. Dan kami memang pada saat melaksanakan USBN sudah uji coba untuk menuju UNBK hingga tidak ada alasan lagi bagi SMA 11 untuk menunda UNBK tahun depan, sebab tahun ini kami telah memiliki 100 unit komputer.


Untuk itu,  semuanya akan kami matangkan supaya tidak menjadi hambatan di tahun ajaran 2018 - 2019. ()

(Kunjungan oleh PLT Gubernur Maluku Z. Sahuburua didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M Saleh Thio)

Hari ini seluruh SMK di Indonesia termasuk Provinsi Maluku secara serempak menyelenggarakan Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2017 - 2018 baik itu UNBK maupun UNKP. PLT Gubernur Maluku Z. Sahuburua, Senin (2/4), berkenan membuka sampul Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada SMK Negeri 7 Ambon, yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M Saleh Thio, dan Ketua Panitia UN Provinsi Fentje Mandaku.

Sahuburua meminta agar siswa dapat menyiapkan mental dan harus jujur serta bertanggungjawab, dalam mengerjakan soal ujian sehingga bisa memperoleh nilai yang baik.

Lanjutnya, menyangkut proses ujian dengan menggunakan komputer ini sangat tepat dan hal ini akan menjadi perhatian pemerintah, agar Maluku dapat bersaing dengan Provinsi lain di Indonesia. Ditambahkan pula, menyangkut ada terjadinya kekurangan naskah soal ujian, itu hal biasa dan itu akan diperbaiki hingga tidak ada lagi kekurangan. "Saya sempat menjadi guru SMK selama 11 tahun dan pernah juga mengajar di SMK 7, jadi saya berharap 163 siswa yang mengikuti UNBK ini mampu menyelesaikan semua mata pelajaran dengan baik demi masa depan yang gemilang,"tuturnya.

Sementara itu, Thio selaku Kepala Dinas merasa bersyukur bahwa proses UN boleh berjalan lancar dan sukses tanpa ada kendala yang berarti. Dan untuk tahun ini sebanyak 30 persen sekolah kejuruan yang tidak melaksanakan UNBK.

Hal yang sama juga dikatakan Kepala SMK Negeri 7 Ambon Drs. Saiful, mengatakan seluruh siswa hadir dalam pelaksanaan UNBK dan 163 siswa SMK 7 ini dalam proses ujian dibagi tiga siff, dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia dan UN berlangsung selama empat hari. Dirinya berharap, agar siswa menyiapkan diri dengan matang dan bantuan orangtua sangat penting, supaya siswa dapat malaksanakan dan mengikuti UN tanpa ada beban. ()

(Pelatihan kepada 103 Proktor mulai dari jenjang SMP, SMA/SMK Sederajat yang melaksanakan UNBK.)

Dalam rangka mengantisipasi masalah yang muncul dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku melakukan pelatihan kepada 103 Proktor mulai dari jenjang SMP, SMA/SMK Sederajat yang melaksanakan UNBK.

Pelatihan yang berlangsung di SMK Negeri 7 Ambon, akan berlangsung mulau dari 21 – 23 Maret, dengan menghadirkan Narasumber dari Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Pusat, yang menangani teknis aplikasi Ujian Nasional. "Peserta yang mengikuti pelatihan merupakan Proktor utama dari masing - masing sekolah yang melaksanakan UNBK,"ujar Helpdesk Provinsi Jesie Nikijuluw, kepada wartawan disela - sela pelatihan, Rabu (21/3).

Dirinya berharap dari pelatihan ini, Proktor yang dilatih mampu menularkan ilmunya kepada Proktor lainnya, apalagi yang belum paham cara menginstal PHD sampai menjalankan server pada saat ujian tanpa ada gangguan apapun.

Sementara itu, Ketua Panitia Ujian Nasional Provinsi Maluku Fentje Mandaku, mengatakan pelatihan Proktor melibatkan 11 Kabupaten/Kota berdasarkan rasio sekolah yang melaksanakan UNBK.
Menurutnya, pelatihan ini sebagai bentuk ikhtiar dari Panitia Ujian Nasional Provinsi untuk dapat menyelesaikan atau menjawab kemungkinan masalah yang muncul dalam pelaksanaan UNBK. "Saya berharap, dari pelatihan ini Proktor dapat menguasai tentang komputer dan jaringannya, sehingga seluruh proses UNBK dapat berjalan dengan baik dan lancar di Maluku,"harapnya. ()

KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MALUKU

  • KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MALUKU
    Jenderal  Ahmad Yani  Kelurahan Batu Gajah, Kecamatan Sirimau
    Ambon - Maluku, 97124
  • 0911 352389 - 352367
  • (fax) 0911-352389

Copyright © 2016 Thinkweb. All Rights Reserved