(Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio)

Selama satu minggu para kepala sekolah SMA se-Maluku bergelut dalam rapat koordinasi dan selesailah puncaknya dengan merekomendasikan beberapa point penting, untuk memajukan SMA di Propinsi Maluku. Diantaranya tahun ajaran 2018-2019 seluruh SMA di Maluku sudah harus melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), hingga diharapkan pemerintah mampu mendukung sarana prasarana komputer ke sekolah - sekolah dan seluruh guru diwajibkan memiliki laptop dan K- 13 sudah harus dilaksankan, agar wajib belajar (Wajar) 12 tahun tepat berjalan untuk menghasilkan siswa yang cerdas dan berkualitas. 

Menyangkut apa yang sudah menjadi rekomendasi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio,  sangat memberikan apresiasi dan respon positif, dengan menyatakan kalau mau meraih impian harus jauhkan kata tidak mungkin, dan apa yang sudah menjadi komitmen bersama bisa dilaksanakan dengan baik. Selain itu juga para guru harus mampu melengkapi diri dengan laptop, dan para kepala sekolah mesti optimis karena kedepan itu sudah punya peran yang sangat besar terutama melaksanakan UNBK bagi semua sekolah SMA di Propinsi Maluku.  ()

 

(kegiatan seleksi guru, kepala sekolah, pengawas sekolah berprestasi dan guru berdedikasi jenjang TK, SD, SMP,  tingkat Propinsi tahun 2018)

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Propinsi Maluku, Selasa (10/7), menggelar kegiatan seleksi guru, kepala sekolah, pengawas sekolah berprestasi dan guru berdedikasi jenjang TK, SD, SMP,  tingkat Propinsi tahun 2018, dengan menghadirkan 29 guru yang berasal dari tujuh Kabupaten/Kota di Maluku.

(Sekertaris Dikbud Propinsi Maluku Mimi Hudjajani)

Sekertaris Dikbud Propinsi Maluku Mimi Hudjajani, mengatakan dalam era globalisasi dibutuhkan SDM yang bermutu tinggi dan siap berkompetisi baik pada tataran Nasional,  regional maupun internasional.

Karena seleksi guru, kepala sekolah, pengawas sekolah berprestasi dan guru berdedikasi dimaksudkan untuk memotivasi guru dalam meningkatkan dedikasi,  loyalitas dan profesionalisme terhadap kinerja dan prestasi kerja guru tersebut dalam menghadapi tantangan saat ini.
Lanjutnya,  pemerintah telah menetapkan untuk melaksanakan pemilihan guru, kepala sekolah,  pengawas sekolah berprestasi dan guru berdedikasi sebagai wujud perhatian pemerintah untuk memberikan penghargaan dan memberdayakan pendidik berprestasi.

 

(Suasana kegiatan seleksi guru, kepala sekolah, pengawas sekolah berprestasi dan guru berdedikasi jenjang TK, SD, SMP,  tingkat Propinsi tahun 2018)

Dengan demikian, pemilihan guru berprestasi dan berdedikasi ini merupakan sebuah program pemerintah yang diharapkan akan memberikan kebanggaan dan dorongan yang lebih kuat bagi para pendidik dalam melaksanakan tugas kesehariannya."Jadi melalui seleksi ini diharapkan kualitas pendidikan dan pengelolaan pendidikan disekolah akan lebih meningkat dan mampu menjawab tantangan era global yang berbasis keunggulan,"tuturnya.

(Para Guru dan Pengawas 11 Kabupaten/Kota)

Selain itu juga melalui kegiatan seleksi guru berprestasi ini dapat menunjukkan kualitas terbaik, sehingga bisa mengharumkan nama daerah ini ditingkat Nasional bahkan sampai ke Internasional.
Sementara itu,  Ketua Panitia Pelaksana Dur Kaplale,  menuturkan tujuan dari kegiatan seleksi ini yakni memilih guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah berprestasi dan guru berdedikasi TK, SD,  SMP ke tingkat Nasional serta mengangkat harkat dan martabat guru sebagai profesi terhormat,  mulia dan terlindungi.
Untuk diketahui, dewan juri pada kegiatan seleksi ini berasal dari Universitas Pattimura (Unpatti)  Ambon yakni Dr. Abe Finanlambir dan Prof. Dr. Freddy Lewakabessy.()

Ujian Nasional Perbaikan (UNP) tahun 2018 dilaksanakan pada 28 Juli sampai dengan 31 Juli 2018 dan pendaftaran mulai dilakukan pada 4 Juli - 13 Juli 2018 melalui laman http://unp.kemendikbud.go.id. Demikian hal ini dikatakan Ketua Panitia UN Propinsi Maluku Fentje Mandaku,  kepada koran ini diruang kerjanya, kemarin.

Menurutnya, ujian nasional perbaikan ini dilaksanakan terbatas dibeberapa daerah, dimana Propinsi Maluku kita usulkan untuk ditetapkan oleh Puspendik Kemendikbud di Jakarta yakni ada 13 sekolah SMA dan 12 sekolah SMK yang tersebar pada 11 Kabupaten/Kota, masing - masing Kabupaten/Kota 2 sekolah SMA dan SMK.

Dengan demikian, tujuan pelaksanaan UNP ini dalam rangka untuk memperbaiki nilai Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2016 - 2017 dan 2017 - 2018 yang nilainya belum memenuhi standar minimal 5,5 khusus bagi siswa SMA/MA/SMK, SMALB dan Paket C.

"Jadi,  peserta UNP boleh memiliki nilai diatas 5,5 misalnya bagi mereka yang sedang mengikuti pendidikan di Akpol. Persyaratannya karena satu dan lain hal siswa tersebut tidak dapat mengikuti UN ditahun pelajaran 2017 - 2018 dengan surat resmi dari pihak sekolah itu dirinya bisa mengikuti UNP dengan membuka laman pendaftaran, "tuturnya.

Untuk Propinsi Maluku ada 13 sekolah SMA yakni SMA 1 Ambon,  SMA 3 Ambon, SMA 5 Ambon, SMA 1 Tual,  SMA 1 Masohi,  SMA 1 Amahai, SMA Kristen Saparua,  SMA Alhilal Namlea, SMA 1 Kei Kecil,  SMA Kristen Saumlaki,  MAN 2 SBT, SMA 1 SBB, SMA Yos Sudarso Dobo. Sementara untuk SMK ada 12 sekolah yakni SMK 1 Ambon,  SMK 3 Ambon,  SMK 7 Ambon, SMK 1 Tual,  SMK 1 Masohi,  SMK 2 Buru,  SMK Negeri Kei Kecil, SMK 1 Tanimbar Selatan,  SMK 1 Bula,  SMK 4 SBB,  SMK 1 Dobo,  SMK Negeri Ina Hoi Riwa. ()

(Plt Kabid SMA Minggus Patty)

Sembilan siswa Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMA Provinsi Maluku siap menuju Kota Padang Provinsi Sumatera Barat, untuk mengikuti OSN tingkat Nasional.

Pada acara pelepasan di kantor Dikbud Maluku, Jumat (29/6), Plt Kabid SMA Minggus Patty,  mengharapkan agar kesembilan siswa ini harus belajar dengan sungguh - sungguh untuk mengukir prestasi agar bisa mengharumkan mama Maluku ditingkat Nasional.

(para siswa dan guru pendamping)

Lanjutnya, antara siswa dan guru pendamping harus menjalin hubungan kerjasama yang baik, dalam rangka memberikan spirit kepada siswa, dan yang paling penting adalah berdoa. "Kalian harus juara dan mampu mengharumkan nama Maluku, "pintanya.

(Kepala Seksi Peserta Didik Mansur Sabban)

Sementara itu, Kepala Seksi Peserta Didik Mansur Sabban,  mengatakan kesembilan siswa ini merupakan siswa - siswi terbaik hibgga terpilih mewakili Maluku. Karena itu, harus saling memperkuat mental dimana kepercayaan diri sangat perlu dan jangan lupa persembahkan diri kepada Tuhan selama tujuh hari di Kota Padang.

Selain itu juga bagi guru pendamping harus memberikan motivasi sehingga siswa merasa punya semangat untuk berjuang, supaya meraih juara bagi diri sendiri maupun Maluku tercinta. "Harapan kami kepada guru pendamping agar bisa memperkuat mental siswa, hingga siswa dapat membangun kepercayaan diri dan yakin kepada diri sendiri untuk mengukir prestasi dan keluar sebagai juara ditingkat Nasional,"tuturnya.

Untuk diketahui, sembilan mata pelajaran yang akan dilombakan antara lain Matematika, Komputer,  Kebumian,  Biologi,  Kimia,  Fisika,  Geografi, Ekonomi,  Astronomi.()

(Sambutan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Drs. M. Saleh Thio)

Untuk mewujudkan pendidikan Nasional yang berkualitas, maka guru dutuntut mesti profesional serta bermartabat dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diemban. Demikian hal ini ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Drs. M. Saleh Thio,  saat membuka acara pelatihan K-13 bagi 191 guru SMA, yang dipusatkan di Aula Balai Diklat, kemarin.

Lebih dari itu, kata Thio, kompetensi guru perlu terus dikembangkan sesuai perkembangan zaman. Sebab peran guru sangat penting, dalam mencapai Visi pendidikan 2025 yaitu ciptakan insan Indonesia cerdas dan kompetitif. 

Dimana itu berkaitan dengan pemberlakuan kurikulum yang mana sampai selesai tahun ajaran 2017- 2018 kurikulum lain tidak lagi digunakan dan kurikulum 2013 (K-13) yang mesti dilaksanakan pada tahun ajaran 2018 - 2019. 

Untuk itu, peserta pelatihan mesti benar - benar memfokuskan diri, karena pelatihan ini diselenggarakan atas kebijakan Pusat. "Sekali lagi, kegiatan pelatihan ini sangat penting dan Dikbud Maluku menyelenggarakannya dalam hal mempersiapkan generasi muda  yang handal, hingga peserta musti bertanggung jawab,"ujarnya.

Sementara itu, panitia pelaksana Fahri Leka, menambahkan bahwa pelatihan ini dikhususkan bagi guru SMA dengan peserta berjumlah 191 orang, dengan melibatkan guru yang mengajar semua mata pelajaran dan berasal dari Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dan Kota Ambon.  ()

KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MALUKU

  • KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MALUKU
    Jenderal  Ahmad Yani  Kelurahan Batu Gajah, Kecamatan Sirimau
    Ambon - Maluku, 97124
  • 0911 352389 - 352367
  • (fax) 0911-352389

Copyright © 2016 Thinkweb. All Rights Reserved