(Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio)

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun ini dipusatkan untuk menguatkan pendidikan dan memajukan kebudayaan, dikarenakan keduanya merupakan elemen yang tidak dapat dipisahkan yang telah diwariskan tokoh pendidikan Ki Hadjar Dewantara. Inilah merupakan sambutan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhajir Effendy, yang dibacakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, mewakili Plt Gubernur Maluku yang sudah dijadwalkan menjadi Irup, namun berhalangan karena masih diluar daerah.

Lebih lanjut dikatakan, Hardiknas kali ini mesti menjadi refleksi terhadap usaha yang telah diperjuangkan serta menerawang untuk proyeksi kedepan, hingga apa yang menjadi dambaan guna mencapai cita - cita bersama. Dengan semua itulah, maka  kita berkomitmen membangun pendidikan disinari oleh kebudayaan nasional, hingga dengan semua itu kita satukan tekad "menguatkan pendidikan dan memajukan pendidikan". Sembari mengakui, kondisi pendidikan dan kebudayaan sampai hari ini masih jauh dari jangkauan, hingga mesti kerja keras perluas pendidikan yang berkwalitas. Dikatakan pula, pendidikan dan kebudayaan tidak terpisahkan dengan infrastruktur dan itu semua menjadi perhatian serta kepedulian. Sebab dari situlah, kita dapat mencetak SDM untuk siap menghadapi perubahan zaman. Hal itu juga sesuai pencanangan pembangunan SDM dari Presiden dan Wakil presiden.

Olehnya itu,  hal itu menjadi peran pendidikan dan kebudayaan semakin besar, dan semua yang telah disebutkan itu kami minta dukungan dari guru dan masyarakat, karena merekalah sumber kekuatan untuk memperbaiki kinerja dunia pendidikan dan kebudayaan.
Upacara berlangsung dihalaman kantor Dikbud Provinsi dan dihadiri oleh seluruh Kepala SMA/SMK se-Kota Ambon, Forum SKPD Pemprov Maluku, dan Rektor Unpatti serta tamu undangan lainnya. ()

(Upacara memperingai HARDIKNAS)

Dalam rangka memperingati perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh setiap tahunnya pada 2 Mei, wajib diselengagarakan oleh Pemerintah diseluruh Indonesia termasuk Provinsi Maluku, dan tahun ini penyelenggaraan Hardiknas ada bedanya dari tahun - tahun sebelumnya. Dikarenakan permintaan Plt Gubernur Maluku Zety Sahuburua bahwa upacara Hardiknas dilaksanakan pada kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku tepatnya pada halaman Dikbud Provinsi, dan Plt Gubernur akan bertindak sebagai Inspektur upacara (Irup). Hal ini dijelaskan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, kepada pers diruang kerjanya Senin (30/4).

(Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio)

Lebih lanjut dikatakan, sebelum puncak Hardiknas sudah sejak awal bulan April seluruh komunitas pendidikan telah melakukan berbagai rangkaian kegiatan yang semuanya dilakukan untuk memperingati Hardiknas yang merupakan memontum sangat bersejarah terhadap selurun insan pendidikan baik itu berupa kemah untuk siswa maupun workshop kepada para guru serta kegiatan lainnya.

Menurutnya, nanti pada saat upacara Plt Gubernur akan membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Muhajir Efendy. "Untuk menyambut 2 Mei ini,  sebagai pimpinan pada lembaga pendidikan sangat mengharapkan agar para guru dapat bertanggungjawab dalam proses pembelajaran dan siswa mesti lebih tekun belajar, hingga bisa mendapatkan hasil yang berkualitas demi masa depan yang telah menanti didepan. Ingat sekali lagi belajar dan belajarlah dengan tekun, kalau ingin sukses."tandasnya.  ()

(Plt Gubernur Maluku Zeth Sahuburua)

Plt Gubernur Maluku Zeth Sahuburua, Sabtu (28/4), membuka secara resmi pelatihan persiapan mengikuti tes seleksi taruna/taruni Akmil/Akpol untuk siswa jenjang SMA/SMK Sederajat, yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku, yang berlangsung di Hotel Golden Palace. Dihadapan para peserta yang berjumlah 100 orang itu, Sahuburua mengatakan, sangat bersyukur dan berbahagia kegiatan yang menjadi impian dirinya dan Pak Said Assagaff, dapat terlaksana dengan baik untuk merekrut generasi muda Maluku dibidang militer, dimana sesuai kouta 5 orang itu bisa terpenuhi. Dan kami mulai menjaring siswa dari Kota Ambon dan sekitarnya, karena jelas ini sangat mendesak, hingga yang sekarang akan dibimbing haruslah dengan tekun mengikuti kegiatan seleksi ini.

(Plt Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua bersama Kadis Prov Maluku. Bpk. M. Thio Saleh)

Sahuburua menuturkan, ada lima hal penting yang dimiliki yaitu prestasi, dedikasi, disiplin, loyalitas dan kemandirian diri. Kalau hal ini diperhatikan, maka angkatan pertama yang sementara akan dilatih oleh Kodam XVI Pattimura dan Polda Maluku bisa menghasilkan 5 terbaik dari Maluku pada Akmil/Akpol. Dan mesti diingat pemerintah melaksanakan kegiatan ini tidak untuk membedakan suka atau agama,  sebab kita semua adalah satu. Hingga harus ingat pesan para leluhur, saling melindungi, harus sejahtera, dan ikut melaksanakan ketertiban. "Jadi peserta didik harus mampu tampil terbaik, agar bisa menjadi pimpinan, apapun tantangannya, hadapilah tanpa pamrih serta berdoa. Jangan kalah sebab Maluku punya andil besar untuk NKRI, hingga itu mesti menjadi motivasi buat kalian sebagai penerus muda Maluku,"tuturnya.

 

(Para Peserta tes seleksi taruna/taruni Akmil/Akpol untuk siswa jenjang SMA/SMK Sederajat)

Lanjutnya,  untuk menggapai semua itu maka belajar dan belajar sebagai modal utama untuk sukses.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Selly Pelupessy, mengatakan pada kegiatan ini kami menyiapkan peserta didik dengan baik untuk bisa ada pada kuota yang ditentukan. Dimana kegiatan seleksi ini berlangsung selama tiga hari dengan jumlah peserta 100 orang dan semuanya berasal dari Kota Ambon. Narasumber dari Kodam XVI Pattimura dan Polda Maluku. Selain itu juga yang membuat hingga kegiatan ini terlaksana andil paling besar ada pada Plt Gubernur Makuku Zety Sahuburua. 

(Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Drs. Haji La Siteny)

SMP Negeri 2 Ambon yang dipimpin Drs. Haji La Siteny, Senin (23/4), sebanyak 391 melaksanakan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) yang tepat dimulai 10.30 Wit. Kepada pers diruang kerjanya,  Siteny menuturkan buka sampul ujian dilakukan Kepala BKD Kota Ambon Benny Sellano, yang difokuskan dihalaman sekolah. Sellano mengharapkan agar siswa tidak boleh terpancing dengan jawaban yang dihembuskan oleh orang - orang yang tidak bertanggungjawab. Siswa mesti yakin dengan apa yang selama ini didapatkan dalam bimbingan belajar yang disampaikan para guru.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Ambon Drs. Haji La Siteny, menegaskan bahwa naskah soal ujian datang tepat waktu dan tidak ada yang kurang, hingga semua siswa dapat serentak bekerja sesuai waktu yang sudah ditentukan yaitu pukul 10.30 Wit. Dirinya berharap, agar para siswa dapat mengerjakan semua soal dengan baik dan benar, dan usahakanlah percaya diri tidak boleh meminta jawaban dari teman, itu jelas merugikan diri sendiri.

Untuk SMP 2 untuk mengawasi siswa kita kerjasama dengan SMP 17, SMP 19, SMP Kusu - Kusu dan SMP Al Hilal dan ujian akan berlangsung selama empat hari dengan mata pelajaran hari pertama Bahasa Indonesia, kedua Matematika, ketiga Bahasa Inggris dan keempat IPA. "Kami dewan guru sangat berharap, sampai dengan selesai ujian tidak ada kendala yang dihadapi baik itu dalam sekolah maupun diluar sekolah,"tandasnya. ()

(Kepala SMP Negeri 4 Ambon Alex Sitaniapessy)

Sebanyak 353 siswa SMP Negeri 4 Ambon mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) tepat pukul 10.30 Wit dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia di hari pertama ujian. Kepada pers diruang kerjanya,  Senin (23/4), Kepala SMP Negeri 4 Ambon Alex Sitaniapessy, mengatakan tepat pukul 09.30 Wit naskah soal ujian diantar langsung oleh Dikbud Provinsi didampingi Dinas Pendidikan Kota Ambon dan pukul 10.00 Wit para siswa masuk ruang ujian dan proses UNKP berlangsung pukul 10.30 Wit.

Lebih lanjut dikatakan, sebagai pimpinan saya berharap agar semua siswa bisa lulus 100 persen dengan memiliki kualitas yang baik, sebab sejak bulan November 2017 kami memberikan bimbingan belajar dengan Tryout sebanyak tiga kali. Dimana Tryout satu dan dua masih produk lokal sedangkan Tryout tiga sudah lakukan kombinasi antara Pusat dan lokal. Dengan tujuan agar siswa mampu menjawab soal - soal yang semuanya ada pada ujian sekarang ini. Bahkan dikatakan dua minggu sebelum siswa ujian, saya meminta guru untuk memberikan bimbingan dan membayar guru tersebut dengan tujuan agar siswa dapat melaksanakan UN dengan sukses. Sehingga siswa bisa mendapatkan sekolah favorit namun semuanya itu berpulang kepada siswa sendiri dan mereka berjuang belajar dan ingat selama ujian harus menjaga kesehatan agar jangan sakit.

Menurutnya,  ujian ini merupakan hal rutin yang berlangsung setiap tahun hingga siswa jangan takut,  hadapilah dengan tenang supaya bisa mendapatkan hasil yang memuaskan.  Ditekankan kepada orangtua mesti punya peranan penting selama empat hari ujian untuk perjuangan ditingkat SMP,  jangan membuat anak - anak datang terlambat selama proses ujian berlangsung, sebab kalau terlambat itu akan mengganggu fisik mereka.
Untuk SMP 4, kami dapat dua pengawas eksternal yang dibagi dalam 4 rayon yaitu SMP 1, SMP 10, SMP Pertiwi dan SMP Gema 7. ()

KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MALUKU

  • KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MALUKU
    Jenderal  Ahmad Yani  Kelurahan Batu Gajah, Kecamatan Sirimau
    Ambon - Maluku, 97124
  • 0911 352389 - 352367
  • (fax) 0911-352389

Copyright © 2016 Thinkweb. All Rights Reserved