SMA Negeri 12 Ambon membuat prestasi gemilang ditingkat Nasional tahun ini dengan meraih dua juara masing-masing juara harapan satu lomba cerdas cermat MPR RI tingkat Nasional dan juara tiga Nasional lomba tari dan lagu yang juga masih berkaitan dengan lomba cerdas cermat MPR RI.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, kepada pers diruang kerjanya,  kemarin, menuturkan setelah mendapat kabar gembira itu langsung mengungkapkan puji syukur kepada Tuhan karena telah memberikan yang terbaik bagi Maluku tercinta.

Ini suatu hal yang sangat mengembirakan, sebab bisa tampil terbaik dengan menggunguli kurang lebih 30 Provinsi lainnya di Indonesia.


Dengan prestasi yang baik itu berarti anak-anak Maluku, telah perlihatkan kalau mereka tidak kalah saingannya dengan siswa lainnya yang telah maju di Indonesia. Hingga harapan saya, bagi yang telah mencapai prestasi gemilang itu teruslah berprestasi.

Selain itu, bagi sekolah lain yang ada di Maluku bergiatlah untuk dapat berprestasi diberbagai bidang baik itu akademik maupun non akademik. ()

 

(Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, saat membaca sambutan tertulis Gubernur Maluku Ir. Said Assagaff)

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Maluku tepat pukul 07.30 Wit, melaksanakan HUT RI Ke-73 dan bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, saat membaca sambutan tertulis Gubernur Maluku Ir. Said Assagaff,  menuturkan, dalam mengisi kemerdekaan sekarang ini yang patut kita berjuang adalah untuk mensejahterakan masyarakat.

Dimana kini diusia negara yang sudah 73 tahun yang dilakukan mesti melawan ketidakadilan, kemiskinan, keterbelakangan, keterisolasian, dan lainnya. 

"Sudah tidak lagi seperti zaman merebut kemerdekaan pakai bambu runcing, senjata, dan lainnya. "Jadi sebagai aktor birokrasi ASN dilingkup Pemerintah Propinsi Maluku harus mampu menjadi garda terdepan pembangunan, dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat,"ujarnya. 

Karena itu,  kita mesti bercermin kepada para Pahlawan dengan gigih berjuang tanpa rasa takut, demi memperoleh kemerdekaan. Ini menjadi pelajaran yang berarti bagi aparatur sipil negara, agar bekerja berjuang sesuai bidang tugas dan kerja masing-masing, dimana sesuai tema pusat "kerja kita prestasi bangsa". Yang berkaitan dengan pemerintahan Jokowi-JK yang juga berkaitan dengan Visi  Assagaff-Sahuburua yakni mantapnya pembangunan Maluku yang rukun, religius, damai sejahtera, aman, berkualitas dijiwai semangat siwalima berbasis kepulauan secara berkelanjutan. Hingga untuk memaknai semuanya itu, saya mintakan ASN di Maluku miliki integritas, profesional, netral dan bebas dari intervensi politik. Bersih dari unsur KKN, mampu memberikan pelayanan publik  berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Disamping itu, ASN harus berperan menjadi perekat bangsa, hindari kepentingan pribadi dan golongan dan dahulukan kepentingan bersama. 

Hadir dalam upacara 17 Agustus ini semua ASN lingkup Dikbud Provinsi Maluku diantara seluruh kepala bidang, kepala seksi, beserta staf. ()

Penyerahan Qurban oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Propinsi Maluku melalui Majelis Taklim Nurul Amaliah, yang diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio. Dalam acara berbagi kasih itu, Thio mengatakan apa yang dibuat panitia sangat luar biasa, sebab telah melaksanakan perintah Allah Swt dengan penuh tanggungjawab.  Dan ini semua atas Ridhonya, hingga kita patut naikkan syukur karena kita tahu kalau Allah Swt selalu berpihak kepada orang-orang yang lemah dan berkekurangan.

(Kanan) Ketua Majelis Taklim Nur Amalia M. Husein Henaulu

 Lanjutnya, saling peduli dengan sesama itu merupakan suatu kewajiban umat terutama warga Dikbud Maluku, karena dengan cara inilah kita beramal untuk memperoleh pahala dari Allah Swt. Dengan menambahkan, walaupun Hari Raya Idul Adha sudah merupakan rutinitas yang berlangsung tiap tahun, namun ini tidak boleh kendor dalam peduli kasih karena mesti terus giat.

 "Itulah yang membuat Allah Swt memberikan rahmat bagi kita. Selanjutnya dimintakan kepada para penerima hewan qurban, agar terimalah amal dari Dikbud dengan penuh keihklasan dan membagilah dengan mereka yang sangat membutuhkan."tuturnya.

(Penyerahan 3 hewan Qurban dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov. Maluku)

Sementara itu, Ketua Majelis Taklim Nur Amalia M. Husein Henaulu, mengatakan penyerahan tiga hewan qurban ini diberikan kepada Masjid As Salamah Air Salobar,  Yayasan Nurul Ikhlas Air Besar, Masjid Baiturrahman Batu Merah Dalam. Dimana pemberian tiga ekor sapi ini merupakan sumbangsih dari keluarga besar Nurul Amalia. "semoga kedepan kegiatan ini bisa ditingkatkan dan menjadi amalan kita kepada Allah Swt, "tandasnya. ()

(Kadisdikbud Maluku Drs. M. Saleh Thio)

Untuk mengevaluasi kegiatan 2018 dan menyusun program 2019, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Maluku, kemarin, menggelar desiminasi program SMA. Kadisdikbud Maluku Drs. M. Saleh Thio, dalam arahannya, mengatakan pertemuan desiminasi ini sangat penting dan strategis, karena sebagai forum evaluasi  tanggungjawab tuntutan publik dibidang pendidikan.

  

Lanjutnya, soal evaluasi jelas dan pasti ada suka maupun duka, sebab saya telah mendapat banyak masukan hingga tentu akan ada perubahan. Dengan harapan, kedepan harus ada perubahan dalam proses pembelajaran, dimana peningkatan mutu mesti terus dikedepankan. Dan yang utama 2019 sudah mesti seluruh sekolah SMA melaksanakan proses belajar mengajar dengan berbasis komputer, hingga dituntut semua sekolah agar bisa melakukan pembenahan demi kemajuan pendidikan yang lebih baik di Propinsi Maluku. Selain itu juga, disinggung soal penerimaan siswa baru di Maluku yang masih tidak merata, disebutkan siswa yang akan mengijakkan kaki di bangku SMA ada kurang lebih 23 ribu. "Banyak yang menumpuk pada beberapa SMA dan bahkan ada SMA yang tidak ada siswa baru. Untuk itu, sekali lagi kegiatan ini sangat penting dan diminta menyampaikan kendala sekolah masing-masing untuk dibahas dan kita ambil solusinya, "harapnya.

  

Sementara itu, ketua panitia pelaksana Netty Badriah, menambahkan untuk kegiatan desiminasi ini ada terbagi dua tahap yakni tahap pertama melibatkan tujuh kabupaten/kota yakni Kota Ambon, SBB, SBT, Aru, Bursel, MBD, Malra dan tahap kedua yakni Malteng,  Buru, Kota Tual, dan MTB. ()

Tahun ajaran 2018 - 2019 telah di instruksikan untuk seluruh Propinsi di Indonesia termasuk Maluku harus memberlakukan pembelajaran dengan menggunakan K-13. Hingga untuk Propinsi Maluku sudah dimulai dengan rapat koordinasi (Rakor) guru yang diultimatunkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio,  bahwa K-13 harus diberlakukan menyuruh didaerah ini. Dari kegiatan itu, Senin (23/7), berlanjut pendidikan dan pelatihan (Diklat) implementasi K-13 yang diperuntukkan bagi guru SMA se-Propinsi Maluku. 

Kepala Dinas dalam arahannya, mengatakan sudah tidak ada lagi sekolah yang menggunakan KTSP 2006 dalam proses pembelajaran, semua mesti seragam dengan K-13 mengingat tahun ajaran 2018 - 2019 seluruh SMA di Maluku melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Lanjutnya,  untuk melaksanakan K-13 guru harus melengkapi diri dengan alat peraga yang salah satunya Leptop dan harus menguasai informasi teknologi (IT).  Untuk itu,  mulai dari sekarang seluruh sekolah harus berproses dan kami pihak Dikbud akan turut membantu dalam hal sarana prasarana komputer yang masih belum lengkap, agar tidak ada lagi kendala saat menghadapi pelaksanaan UNBK.

Dikatakan lebih lanjut, mengenai implementasi K-13 setiap guru diwajibkan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan, agar mereka tidak canggung dalam proses pembelajaran dengan menggunakan K-13.

Sementara itu panitia pelaksana Dahlan Souissa,  menambahkan para guru yang mengikuti kegiatan ini tidak hanya sekedar ikut-ikutan namun wajib bertanya sepuas-puasnya kepada Narasumber, agar memiliki wawasan yang berkaitan dengan K-13 demi kemajuan pendidikan di Maluku. Selain itu juga referensi yang harus digunakan para guru yaitu melalui membaca Koran dan menguasai IT, untuk bisa melihat berbagai macam program pendidikan melalui Yutube supaya kedepan Maluku bisa mendongkrat naik dari hasil UKG. ()

KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MALUKU

  • KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MALUKU
    Jenderal  Ahmad Yani  Kelurahan Batu Gajah, Kecamatan Sirimau
    Ambon - Maluku, 97124
  • 0911 352389 - 352367
  • (fax) 0911-352389

Copyright © 2016 Thinkweb. All Rights Reserved