DPC Granat Kota MoU Dengan Dikbud Perangi Narkotika Melalui Pelajar Featured

(Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Kota Ambon)

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Kota Ambon,  Rabu (9/5), bertempat di Aula SMK Muhammadiyah Ambon,  melakukan Penandatanganan kerjasamasama (MoU) dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku tentang pembinaan dan pemberdayaan Granat pada jenjang SMA/MA dan SMK Sederajat se-Pulau Ambon sekaligus Launching dan Pengukuhan DPR Granat SMK Muhammadiyah Ambon periode 2018 -2019 dan seminar Hardiknas PD IPM Maluku. Tema yang diusung yakni penyuluhan anti narkotika secara holistik,  integral dan berkelanjutan bagi guru atau dosen dan pelajar.

Granat merupakan organisasi yang bersifat sosial, mandiri dan terbuka tanpa membeda bedakan asal usul, suku, agama, ras, dan golongan. Granat didirikan dengan tujuan menyelamatkan bangsa Indonesia khususnya generasi muda dari ancaman bahaya akibat peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba. Selain itu juga hadirnya Granat dalam rangka memerangi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba.

Ahmad Ilham Sipahutar selaku Ketua DPC Granat Kota Ambon, yang juga Komandan Brigade BKPRMI Maluku ini dalam arahannya, mengatakan bahwa Indonesia saat ini menjadi pasar terbesar di Asia untuk penjualan dan peredaran narkotika. Kondisi ini diperparah masyarakat kita saat ini sering acuh terhadap lingkungan, ditambah lagi minimnya komunikasi melalui forum warga. Bahkan seringkali masyarakat melihat dan mendengar terjadi transaksi narkotika terjadi dilingkungannya, namun hanya diam dan tidak berbuat apa - apa, hal inilah yang membuat susah dan gagal upaya pemberantasan narkotika tanpa partisipasi aktif masyarakat yang ada.

Dikatakan lebih lanjut,  khusus dikalangan Pelajar, berdasarkan data penelitian Puslitkes Universitas Indonesia (UI) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) pada 2016 lalu, hasil penelitian ini menyebutkan pengguna narkoba pelajar dan mahasiswa mencapai 27,32 persen.  Angka ini kemungkinan bisa terus meningkat kembali, karena beredarnya sejumlah narkotika jenis baru dari waktu ke waktu. Penggunan narkotika dikalangan pelajar dan mahasiswa ini disebabkan usia mereka yang labil dan mudah dipengaruhi. Dimana awalnya mereka hanya mencoba - coba, hingga akhirnya menjadi pemakai teratur atau aktif dan kecanduan. Apalagi saat ini para pelajar dan mahasiswa masih tetap menjadi sasaran peredaran narkotika potensial. Untuk itulah, maka DPC Granat Kota Ambon menganggap penting melebarkan sayap melalui Rayon ke jenjang SMA/MA dan SMK, dalam rangka deteksi dini dan lebih maksimalnya P4GN bagi generasi muda usia sekolah tentunya. "Jadi, masalah narkotika ini memerlukan perhatian yang luar biasa. Karena kalau orang sudah menggunakan narkoba, tentunya akan menjadi penyakit jiwa dan narkoba adalah musuh bersama kita.  Untuk itu dengan hadirnya Granat disekolah, maka pencegahan bahaya narkoba dapat dihancurkan,"ujarnya.

(Kepala Seksi Kurikulum SMA Dikbud Provinsi Maluku Netty Badriah yang mewakili Kepala Dinas)

Sementara itu,  Kepala Seksi Kurikulum SMA Dikbud Provinsi Maluku Netty Badriah yang mewakili Kepala Dinas,  menuturkan bahwa pemerintah  memberikan apresiasi dan mendukung sepenuhnya program kerja yang dilakukan oleh DPC Granat Kota Ambon. Hal ini penting karena masuknya narkotika dikalangan pelajar itu sangat mudah yakni melalui rokok. Untuk itu, pengembangan karakter dan pendidikan keluarga bagi pelajar harus terus digelorakan disekolah. Mengingat, bahaya narkoba dapat merusak masa depan generasi muda kita di Maluku. Dengan adanya pengukuhan Granat SMK Muhammadiyah ini akan menjadi contoh atau pilot project bagi sekolah - sekolah lainnya di Kota Ambon dan Maluku. "Narkoba itu sangat mengganggu karena dapat merusak otak kita dan pelajar harus bisa memerangi narkoba,"harapnya.

Senada dengan itu,  Kepala SMK Muhammadiyah Ambon Yasmin Kamsurya, mengajak para pelajar untuk memberantas narkoba. Apalagi pengukuhan pelajar SMK Muhammadiyah oleh Granat ini tentunya menjadi sekolah pertama di Kota Ambon Provinsi Maluku, yang mana akan menjadi duta - duta narkoba di Maluku.

"Saya memberikan warning untuk kita mulai dengan gerakan sadar merokok, agar kemudian kita tidak memberikan virus yang berbahaya disekolah."ungkapnya.
Hal yang sama juga dikatakan oleh Ketua PD IPM Maluku Jamin Nurlette, menambahkan bahwa kita bekali diri dengan ilmu pengetahuan dan teknologi hingga kita dapat memberantas narkoba, karena narkoba sangat jahat bagi kalangan pelajar sebagai generasi muda Maluku.
Hadir dalam acara ini juga Ketua DPD Granat Provinsi Maluku Yani Salampessy dan Pengurus PGRI Provinsi Maluku. ()

Rate this item
(0 votes)
Login to post comments

KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MALUKU

  • KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MALUKU
    Jenderal  Ahmad Yani  Kelurahan Batu Gajah, Kecamatan Sirimau
    Ambon - Maluku, 97124
  • 0911 352389 - 352367
  • (fax) 0911-352389

Copyright © 2016 Thinkweb. All Rights Reserved