Tinjau UNBK di SMP Katolik Sekda : Jangan Menganggap UN Sebagai Momok Ketakutan Featured

(Sekda Maluku didampinggi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio)

Di hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/MTs di Maluku, yang akan berlangsung dari 23 -26 April mendatang, Seketaris Daerah (Sekda) Maluku Hamin Bin Thahir, berkesempatan untuk meninjau secara langsung pelaksanaan UN di SMP Katolik Ambon, yang merupakan salah satu sekolah yang menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Dalam tinjauannya pukul 07.30 Wit, Sekda Maluku didampinggi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, berkesempatan untuk memberikan arahan, sebelum dilakukannya penekanan tombol Token sebagai tanda berlangsungnya proses ujian.
Dihadapan 80 peserta ujian, Sekda dalam membacakan sambutan Plt Gubernur Maluku Zeth Sahuburua, menghimbau agar seluruh siswa tidak boleh menganggap UN sebagai momok ketakutan.

(Arahan dan Tinjauan Sekda Maluku didampinggi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio)

Untuk itu, masing-masing siswa harus percaya kepada kemampuan yang dimiliki, sesuai proses pendidikan yang dijalani selama tiga tahun di SMP Katolik. "Yakinlah bahwa dengan belajar sungguh-sungguh akan mendapat hasil yang terbaik,"ujarnya.

Tak lupa dirinya berpesan kepada seluruh dewan guru untuk terus memberikan semangat bagi siswa dan tetap mendampinggi siswa selama proses ujian.
Dirinya menilai, UN merupakan penilaian kompetensi peserta didik secara nasional dan menjadi salah satu indikator pengukuran mutu pedidikan setiap tahunnya. Dengan hasil UN dapat diketahui mutu sekolah secara komprehensip, akan kelihatan sekolah mana saja yang mutunya telah baik, bahkan masih rendah dan perlu intervensi lebih dari Pemerintah, guna akselerasi peningkatan mutu pendidikan.

(UN di SMP Katolik Ambon, Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK))

Lebih lanjut, dikatakan, UN pada prinsipnya bertujuan untuk mengukur capaian standar kompetensi lulusan peserta didik secara nasional, dan hasilnya digunakan sebagai bahan pemetaan mutu pendidikan, sekaligus pertimbangan dalam pemberian bantuan sarana prasaran pendidikan. Karena itu ujian nasional menjadi penting untuk diselenggarakan. "Saya berharap, agar pelaksanaan UN di seluruh Provinsi Maluku yang mulai dilaksanakan secara serentak hari ini, dapat berlangsung dengan tertib, aman dan lancar dengan tetap mengutamakan kejujuran,"tuturnya.

Sementara itu, Kepala SMP Katolik Ambon Pastor Zandhy Ohoiledwarin, mengatakan sebelum menghadapi UN pihaknya telah melakukan berbagai persiapan kepada siswa baik itu mental maupun kemampuan ilmu melalui tryout.

Dikatakan lebih lanjut, pelaksanaan UN di SMP  Katolik juga melibatkan 19 peserta dari dua sekolah lain yang beraveliasi, yakni SMP Santo Andreas Ahuru dan SMP Xaxerius Passo. Sehingga total siswa mengikuti UNBK disekolah ini menjadi 99 siswa, yang terbagi dalam tiga sesi, sesi pertama 40, kedua 40 dan ketiga 19 peserta ujian. Tak lupa dirinya menghimbau, kepada orangtua siswa agar supaya tidak membiarkan dan mengizinkan anak untuk mencari bocoran soal maupun kunci jawaban yang beredar dikalangan masyarakat, karena UNBK kemungkinan untuk terjadinya kebocoran soal sangat kecil.  ()

Rate this item
(0 votes)
Login to post comments

KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MALUKU

  • KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MALUKU
    Jenderal  Ahmad Yani  Kelurahan Batu Gajah, Kecamatan Sirimau
    Ambon - Maluku, 97124
  • 0911 352389 - 352367
  • (fax) 0911-352389

Copyright © 2016 Thinkweb. All Rights Reserved