Dikbud Gelar Workshop Spektrum Keahlian SMK Featured

Kabid Pembinaan SMK Gatot Sihabuddin

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku, Kamis (20/7), menggelar kegiatan workshop spektrum keahlian SMK tahun 2017, yang berlangsung di Hotel Golden Palace. Terkait hal ini, Kadisdikbud Provinsi Maluku M. Saleh Thio,  dalam sambutannya yang dibacakan Kabid Pembinaan SMK Gatot Sihabuddin, mengatakan Presiden RI Joko Widodo memberikan perhatian khusus bagi SMK dan menginstruksikan Mendikbud RI untuk merevitalisasi SMK.

Keseriusan Presiden RI tersebut ditindaklanjuti dengan dikeluarkannya Inpres Nomor 9 tahun 2016 tentang revitalisasi SMK dalam rangka peningkatan kualitas dan daya saing SDM Indonesia. Dalam Inpres tersebut Presiden RI menginstruksikan Kemendikbud agar mensinergikan kerja antar kementrian dan lembaga terkait guna mempersiapkan dan meningkatkan kemampuan SMK untuk menghadapi daya saing di pasar internasional. Dan kepada Gubernur di seluruh Indonesia agar memberikan kemudahan dan kesempatan kepada masyarakat, untuk mendapatkan pelayanan SMK yang bermutu. Dengan demikian, kegiatan workshop ini merupakan momentum yang baik supaya para guru SMK harus memproaktif bagaimana pemetaan sekolah, pemetaan bidang keahlian, program keahlian dan pemetaan kompetensi keahlian SMK ke depan yang baik. Selain itu,  menginventarisasi permasalahan-permasalahan yang terjadi dan bagaimana pemecahannya, baik yang dapat dilakukan oleh sekolah, pemerintah kabupaten/kota, provinsi maupun pusat. Dimana,  permasalahan pendidikan SMK di Maluku yang sangat krusial saat ini, yakni minimnya sarana prasarana berupa ruang kelas, bengkel kerja siswa, perpustakaan,  laboratorium, peralatan dan penunjang praktek. Kemudian minimnya SDM, yaitu jumlah guru produktif tidak sebanding dengan jumlah jurusan atau kompetensi yang tersedia, guru produktif yang mengajar saat ini banyak yang telah masuk masa persiapan pensiun. Dan masih terdapat guru produktif yang belum diangkat menjadi PNS bahkan ada di antara mereka yang mengajar mendapat honor yang tidak sesuai dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan juga ada yang tidak mendapat honor.

Lebih lanjut dikatakan,  permasalahan pendidikan SMK juga karena minimnya siswa lulusan SMP Sederajat untuk melanjutkan ke SMK hal ini disebabkan karena minimnya promosi pihak sekolah kepada masyarakat untuk memperkenalkan program keahlian, hasil karya siswa dan lulusan SMK yang terserap pada dunia usaha, dunia industri, serta dapat menciptakan lapangan kerja sendiri. Olehnya itu, saya berharap, dengan kegiatan ini segera membuat pemetaan bidang keahlian, program keahlian dan kompetensi keahlian SMK sesuai dengan kebutuhan pangsa pasar dan keunggulan lokal di tiap Kabupaten/kota, sehingga dapat melahirkan sebuah rekomendasi yang bisa menjawab permasalahan SMK di Maluku ke depan. ()

Rate this item
(0 votes)
Login to post comments

KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MALUKU

  • KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MALUKU
    Jenderal  Ahmad Yani  Kelurahan Batu Gajah, Kecamatan Sirimau
    Ambon - Maluku, 97124
  • 0911 352389 - 352367
  • (fax) 0911-352389

Copyright © 2016 Thinkweb. All Rights Reserved