(BP3 Jayapura yang di wakili Panitia Pusat dari BP3 Jemi Victor Papialy)

Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan (BP3) Jayapura melakukan kerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku melalui Bidang SMA tepatnya Seksi Kurikulum, untuk mengikuti seleksi calon taruna - taruni AU di Jayapura. Terkait hal itu,  Kepala Seksi Kurikulum SMA Neti Badriah,  mengatakan sebelum proses seleksi berlangsung pihak BP3 Jayapura meminta kerjasama dengan Dikbud Provinsi untuk mengsosialisasikan ke sekolah - sekolah agar anak - anak Maluku masuk menjadi calon taruna - taruni AU.

(Kepala Seksi Kurikulum SMA Neti Badriah)

Dan kini ada 15 siswa yang siap mengikuti seleksi rekrutmen calon taruna - taruni AU. Dimana semua siswa berasal dari Kota Ambon. Lanjutnya, sebelum seleksi berlangsung ada himbauan dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio,  bagi para siswa agar dapat mengikuti seleksi dengan baik, sebab anak - anak Maluku mesti menjadi anak - anak yang hebat. Untuk itu,  dengan kemampuan yang dimiliki ikutilah proses seleksi ini dengan jujur, siapa yang berhasil akan menjadi calon taruna - taruni AU yang tangguh.

Untuk tes tertulis sehari ini ada tiga mata pelajaran ilmu pengetahuan yang diikuti yakni Matematika, Bahasa Inggris, dan Fisika. Selanjutnya masih ada tes kesehatan,  physikotes dan wawancara. "Saya kira, seleksi ini baru pertama kali kerjasama dengan pihak Dikbud, maka kami berharap agar para siswa dapat memperoleh nilai terbaik,"harapnya
Sementara itu,  Panitia Pusat dari BP3 Jemi Victor Papialy,  menambahkan ini sudah ketiga kali kegiatan seleksi dilakukan. Dimana dua kalinya kerjasama dengan Dinas Perhubungan Provinsi Maluku dan kali ketiga dengan Dikbud Provinsi Maluku dan ada empat Provinsi yang masuk yakni Maluku,  Papua,  Papua Barat,  dan Maluku Utara.

Semua hasil seleksi akan dikirimkan ke Pusat untuk diproses, siapa yang memperoleh nilai tertinggi akan bergabung dengan BP3 di Jayapura.()

(Pembukaan Kegiatan OSN Jenjang SMA Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio)

Sembilan siswa Maluku dari jenjang SMA siap mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) tahun 2018 yang akan berlangsung di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat.

Terkait hal itu, pada acara pembukaan kegiatan OSN SMA tingkat Provinsi Maluku tahun 2018, Rabu (18/4), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio,  memberikan penghargaan kepada para siswa berprestasi yang kini mengikuti OSN tingkat Provinsi. Menurutnya, lomba ini merupakan suatu kompetisi hingga haruslah berlomba dengan sehat. Jangan ada yang merasa tidak bisa bersaing. "Kalian merupakan duta dari setiap Kabupaten/Kota untuk siap bertanding menjadi perwakilan Maluku ditingkat Nasional,"ujarnya. Untuk itu, seleksi akan berlangsung selama sehari, pasti ada yang memperoleh nilai yang terbaik,  itulah yang siap menjadi duta Maluku, hingga bagi siswa yang belum berhasil jangan pesimis, namun berjuang terus agar bisa memperoleh yang terbaik pula.

(Para Siswa-siswi yang siap mengikuti seleksi OSN tingkat provinsi)

Lanjutnya, seleksi Nasional akan terus berlanjut ke Internasional sehingga siswa Maluku harus benar - benar siap. "Saya berpesan, agar para siswa milikilah jati diri yang baik, junjung tinggi sportifitas dan harus memiliki integritas,"tuturnya. Dengan memberikan filosopi bila belajar maka akan berubah, kalau tidak berubah maka akan tertinggal.

Sementara itu,  Ketua Panitia Pelaksana Neti Badriah,  mengatakan ada sembilan mata pelajaran yang diikuti siswa yakni
Fisika, Kimia,  Matematika,  Biologi, Ekonomi,  Astronomi,  Kebumian,  Geografi,  Informatika. Dengan jumlah siswa yang mengikuti tes seleksi 0SN sebanyak 130 orang yang berasal dari 11 Kabupaten/Kota.

(Paling kiri, Ketua Panitia Pelaksana Neti Badriah)

Dengan demikian, olimpiade sains ini juga sebagai strategi untuk mengeksplorasi kemampuan siswa dalam bidang sains dan mencapai puncak potensi terbaiknya. Karena itu, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk menyeleksi siswa yang mempunyai kompetensi atau kemampuan dalam bidangnya masing - masing serta menyiapkan calon peserta 0SN yang diandalkan untuk mewakili Indonesia dalam rangka Olimpiade tingkat Internasional.
Proses seleksi berlangsung sehari di SMA Negeri 2 Ambon. ()

(Suasana Seleksi Kegiatan OSN jenjang SMA Tingkat Provinsi)

(Suasana UNBK SMA Negeri 3)

Kepala SMA Negeri 3 Ambon Alex Tahalele, kepada pers diruang kerjanya,  Selasa (10/4), mengatakan ini kali kedua SMA 3 melaksanakan UNBK dan memberikan apresiasi penuh kepada pihak PLN atas koordinasi yang begitu baik, hingga di hari kedua pelaksanaan UNBK dengan mata pelajaran Matematika tidak ada gangguan terhadap 260 siswa yang mengikuti UNBK. Dimana terbagi 151 jurusan IPA dan 109 jurusan IPS dengan menggunakan 100 unit komputer, hingga dibagi dalam tiga sesi, yang dimulai pukul 08.00 - 16.00 Wit.

Lanjutnya, kita menggunakan dua proktor dan dua teknisi untuk lakukan pengamanan dari hari pertama sampai hari terakhir.  Selain itu pengawas silang berasal dari SMA Siwalima, SMA 7, SMA 9, SMA Advent, SMA Angkasa, dan MA Mabrur.

Dengan demikian,  selaku pimpinan disekolah ini,  saya berharap anak - anak bisa memenuhi target sesuai dengan nilai UN 5,5 karena nilai itulah yang bisa menentukan masa depan mereka masuk pada Perguruan Tinggi manapun yang ada di Indonesia.

Dirinya menambahkan, dari hasil pemantapan siswa bahkan tryout banyak sekali terjadi perkembangan, dimana mereka bisa menjawab soal - soal yang diberikan dengan benar dan soal yang kami berikan itu bukan soal yang disusun oleh kami tetapi dari luar dalam hal ini mereka yang turut menyusun soal UN. ()

(Pemberian bantuan melalui DAK bagi ruang praktek SMK 11 Kabupaten/kota diwakili oleh Sekretaris Dikbud Provinsi Maluku Mimi Hudjajani)

Sebanyak 20 SMK di Provinsi Maluku yang tersebar pada 11 Kabupaten/Kota mendapat bantuan Pemerintah Pusat (Pempus) dalam hal ini Kemendikbud RI berupa ruang praktek melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Penugasan Fisik dan Penandatanganan MoU pembangunan ruang kelas baru SMK tahun 2018.

Sebelum bantuan itu diserahkan ke sekolah,  mendahuluinya Dikbud melakukan pertemuan dengan para penerima bantuan yang berlangsung di Hotel Imperial Inn Ambon, kemarin.

(Sekretaris Dikbud Provinsi Maluku Mimi Hudjajan)

Sekretaris Dikbud Provinsi Maluku Mimi Hudjajani, menuturkan perhatian pemerintah pusat sangat besar ke Maluku hingga berbagai bantuan dikucurkan, namun sebagai penerima bantuan mesti punya kepatuhan pada regulasi - regulasi tersebut. Apalagi, bantuan ini dilakukan secara soakelola maka mesti peserta yang ikut harus paham terhadap pelaksanaannya. Untuk itu, dilakukan penandatanganan MoU yang merupakan suatu komitmen pertanggungjawaban pihak penerima.

(Pewakilan 11 kabupaten/kota yang mendapat bantuan DAK)

Sebab semua bantuan yang disalurkan ke Maluku memiliki tujuan yaitu proses pendidikan dapat berjalan baik karena sarana dan prasarana memadai. Dengan demikian,  kami berharap agar para penerima bantuan mesti mengikuti kegiatan ini dengan sebaik mungkin. Seandainya tidak paham harus bertanya agar pekerjaan yang dibuat berjalan dengan baik.

"Saya harus katakan terkait dengan pembangunan, setelah Dikbud melakukan evaluasi masih banyak sekolah kejuruan yang keluar dari koridor, "tuturnya.
Sementara itu,  Panitia Pelaksana Fentje Mandaku,  menambahkan para penerima bantuan pembangunan ruang praktek dan ruang kelas baru, harus mampu menyelesaikan  sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Untuk itu, kami berharap apa yang telah menjadi kebijakan pusat haruslah ditaati. ()

(Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio)

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, kepada koran ini kemarin, mengatakan distribusi naskah soal ujian SMP sudah berlangsung sejak pekan kemarin, yang dimulai dari Kabupaten/Kota yang terjauh seperti MBD, MTB, Malra, Kota Tual, dan SBT.  Selanjutnya minggu ini naskah soal ujian tersebut telah bergerak ke Kabupaten Buru,  Bursel,  Malteng, SBB, dan pada hari "H" Kota Ambon.

Menyangkut naskah soal ujian SMP, kata Thio, tetap mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian sampai ke tempat tujuan masing - masing. Untuk itu, kami berharap agar Kabupaten/Kota dapat mengawal naskah soal ujian dan lembaran jawaban, supaya tidak terjadi hal - hal yang tidak diinginkan seperti kebocoran soal dan lainnya. Hingga pada Senin (23/4) seluruh siswa SMP di Maluku dapat menjalankan UN baik itu UNBK maupun UNKP dengan aman, lancar dan tertib.

Selain itu juga kami minta dukungan dari seluruh masyarakat Maluku supaya UN SMP dapat berjalan lancar dan tidak ada kendala yang dihadapi sesuai dengan UN SMK/SMA/MA Sederajat. "Bagi anak - anakku yang ada dibangku SMP belajarlah dengan baik,  kejarlah nilai yang setinggi - tingginya, hingga dapat dengan mudah masuk pada jenjang pendidikan SMA/MA dan SMK Sederajat, "tuturnya. ()

(Foto: Suasana OSN IPA dan Matematika untuk jenjang SD)


Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi (Dikbud) Provinsi Maluku,  Rabu (4/4), menggelar Olimpiade Sains Nasional (OSN) IPA dan Matematika untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) tingkat Provinsi tahun 2018, yang berlangsung di SD Latihan Jl. Dr. Tamaela.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Sekretaris Dikbud Mimi Hudjajani, mengatakan kegiatan OSN sangatlah penting hingga jangan dipandang sebagai beban, namun musti dipahami cara seperti inilah yang membuat siswa Maluku semakin maju terutama dalam bidang pendidikan.

Lanjutnya, OSN SD sebagai wadah strategi perkuat keilmuan dan karakter anak didik. Jadi, saya mengajak para guru serta insan pendidikan mesti memberikan motivasi bagi siswa sebagaimana yang diperlihatkan tokoh pendidikan Ki Hajar Dewantara.

Selain itu, bagi siswa sekolah dasar dari 11 Kabupaten/Kota yang ikut OSN, agar dapat menjadikan lomba ini sebagai ajang untuk menunjukkan keilmuan dan karakter, tidak boleh merasa takut harus percaya diri dan siapa yang nanti berhasil itulah yang terbaik dari semua yang sudah baik. Sementata itu, Panitia Pelaksana Husein Henaulu, menambahkan peserta OSN SD berasal dari Kota Ambon 6 orang, Malteng 5 orang, SBT 6 orang, Malra 2 orang, MTB 6 orang, MBD 6 orang, Aru 2 orang. Dimana tujuan dari kegiatan ini sebagai wahana kompetisi pada bidang Matematika dan Ilmu

Pengetahuan Alam (IPA).
Disamping itu juga memberikan motivasi bagi siswa yang memiliki bakat, agar dapat dikembangkan. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dengan dana APBD. ()

(Dua utusan Maluku dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), yakni Nus Sahulatta utusan Pengawas dan Netty Badriah Kepala Seksi Kurikulum)

Dua utusan Maluku dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku masing - masing Nus Sahulatta utusan Pengawas dan Netty Badriah Kepala Seksi Kurikulum utusan dari Dikbud, untuk mengikuti pendidikan keluarga yang dibuat Direktorat Jenderal Paud Dikmas.

Tidak hanya sekedar pergi untuk dengar, namun dengan penuh tanggungjawab yang telah diberikan pimpinan kembali dengan menganugerahkan tiga penghargaan bagi Maluku yaitu sebagai fasilitator terbaik, sebagai utusan Provinsi terbaik dan peserta yang terfavorit. Kepada pers dikantor Dikbud,  keduanya menuturkan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar bisa lebih lagi memahami mengenai masalah yang kini landa bumi Indonesia terutama anak - anak, dimana sudah sangat rendah moral anak bangsa hingga harus kembali dipulihkan melalui pendidikan keluarga.

(Netty Badriah Kepala Seksi Kurikulum)

Pemerintah melalui Kemendikbud punya tanggungjawab dan hal itu diselenggarakan di Makassar selama satu minggu dan intinya ppenyelenggaraan pendidikan keluarga harus terintegritas di sekolah  - sekolah mulai dari tingkat Paud sampai SMA Sederajat.
Lebih lanjut,  kata mereka, Maluku pada kegiatan ini masuk Regional II yang bergabung dengan Makassar, Kalimantan, Papua, Papua Barat, NTT, NTB, Maluku Utara dan juga menghadirkan peserta Kabupaten/Kota dan uuntuk Maluku, Kota Tual yang ikutsertakan peserta hingga jumlah yang ikut sebanyak 300 orang lebih. Dimana Narasumber semuanya dari Pusat setelah berikan materi semua peserta diwajibkan untuk berperan aktif  memberikan materi, disitulah kita peserta dari Maluku mendapatkan nilai tertinggi sehingga bisa memperoleh tiga penghargaan. Ditambahkan pula,  melalui kegiatan pendidikan keluarga keduanya telah mendapatkan rekomendasi untuk menjadi fasilitator dan Narasumber daerah pada kegiatan pendidikan keluarga.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, saat dikonfirmasikan, menuturkan sangat bangga dan memberikan apresiasi penuh bagi kedua utusan Dikbud Provinsi Maluku karena telah mengharumkan nama Maluku dengan sabet tiga penghargaan. "Saya katakan kegiatan ini baru pertama kali diselenggarakan dan Maluku, sudah boleh berbicara dengan sempurna ditingkat Nasional melalui dua peserta yang kami utus. Ini harus jadi pemicu bagi yang lainnya, agar bisa seperti keduanya, setelah mengikuti kegiatan ini,  tidak kembali dengan sia - sia, namun mengharumkan nama yang terbaik untuk Maluku dan Dikbud Provinsi. ()

(Foto: Kepala SMA Negeri 4 Ambon Ny Henny Haurissa)

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun pelajaran 2017 - 2018 merupakan kali pertama bagi SMA Negeri 4 Ambon yang berlokasi di Desa Lateri, Kecamatan Baguala Kota Ambon. Kepada pers diruang kerjanya, Kamis (12/4), Kepala SMA Negeri 4 Ambon Ny Henny Haurissa, menuturkan untuk pelaksanaan UNBK disekolah ini kami masih melakukan pemimjaman komputer disekolah lain seperti SMK 3 sebanyak 40 unit komputer, SMK 6 sebanyak 22 unit, sedangkan kita sendiri telah memiliki 50 unit komputer dan 2 laptop.

Lanjutnya, walaupun baru kali pertama UNBK,  tetapi kami sudah berusaha hingga memiliki 4 server dimana tiga server disiapkan pada setiap ruangan dan satu cadangan. Sedangkan proktor tiga orang ditempatkan pada setiap ruangan dan dalam UNBK ini proses ujian dibagi tiga siff dan pengawas  silang murni. "Kami boleh berlega hati, sampai hari terakhir pelaksanaan ujian dengan mata pelajaran pilihan bagi siswa, tidak ada kendala apapun yang dihadapi, semua siswa boleh menjalankan UN dengan lancar, tertib, serta aman. Ini semua berkat doa dan kerjasama yang baik."ujarnya.

Terlebih lagi perhatian dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, menurut Haurissa, dirinya telah mengabdi pada lembaga ini kurang lebih 8 tahun lebih karena itu dengan kehadiran Kepala Dinas tentunya membuat para guru dan siswa merasa bahagia. "Kami bersyukur dan berterimakasih atas kunjungan serta perhatian dari Kepala Dinas dan Staff Dikbud, karena telah berkunjung ke SMA 4 ini merupakan langkah maju sebagai pemimpin masa depan yang membuat kami sebagai bawahan merasa nyaman,"tandasnya. ()

KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MALUKU

  • KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MALUKU
    Jenderal  Ahmad Yani  Kelurahan Batu Gajah, Kecamatan Sirimau
    Ambon - Maluku, 97124
  • 0911 352389 - 352367
  • (fax) 0911-352389

Copyright © 2016 Thinkweb. All Rights Reserved