(Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, saat membaca sambutan tertulis Gubernur Maluku Ir. Said Assagaff)

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Maluku tepat pukul 07.30 Wit, melaksanakan HUT RI Ke-37 dan bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, saat membaca sambutan tertulis Gubernur Maluku Ir. Said Assagaff,  menuturkan, dalam mengisi kemerdekaan sekarang ini yang patut kita berjuang adalah untuk mensejahterakan masyarakat.

Dimana kini diusia negara yang sudah 73 tahun yang dilakukan mesti melawan ketidakadilan, kemiskinan, keterbelakangan, keterisolasian, dan lainnya. 

"Sudah tidak lagi seperti zaman merebut kemerdekaan pakai bambu runcing, senjata, dan lainnya. "Jadi sebagai aktor birokrasi ASN dilingkup Pemerintah Propinsi Maluku harus mampu menjadi garda terdepan pembangunan, dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat,"ujarnya. 

Karena itu,  kita mesti bercermin kepada para Pahlawan dengan gigih berjuang tanpa rasa takut, demi memperoleh kemerdekaan. Ini menjadi pelajaran yang berarti bagi aparatur sipil negara, agar bekerja berjuang sesuai bidang tugas dan kerja masing-masing, dimana sesuai tema pusat "kerja kita prestasi bangsa". Yang berkaitan dengan pemerintahan Jokowi-JK yang juga berkaitan dengan Visi  Assagaff-Sahuburua yakni mantapnya pembangunan Maluku yang rukun, religius, damai sejahtera, aman, berkualitas dijiwai semangat siwalima berbasis kepulauan secara berkelanjutan. Hingga untuk memaknai semuanya itu, saya mintakan ASN di Maluku miliki integritas, profesional, netral dan bebas dari intervensi politik. Bersih dari unsur KKN, mampu memberikan pelayanan publik  berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Disamping itu, ASN harus berperan menjadi perekat bangsa, hindari kepentingan pribadi dan golongan dan dahulukan kepentingan bersama. 

Hadir dalam upacara 17 Agustus ini semua ASN lingkup Dikbud Provinsi Maluku diantara seluruh kepala bidang, kepala seksi, beserta staf. ()

Penyerahan Qurban oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Propinsi Maluku melalui Majelis Taklim Nurul Amaliah, yang diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio. Dalam acara berbagi kasih itu, Thio mengatakan apa yang dibuat panitia sangat luar biasa, sebab telah melaksanakan perintah Allah Swt dengan penuh tanggungjawab.  Dan ini semua atas Ridhonya, hingga kita patut naikkan syukur karena kita tahu kalau Allah Swt selalu berpihak kepada orang-orang yang lemah dan berkekurangan.

(Kanan) Ketua Majelis Taklim Nur Amalia M. Husein Henaulu

 Lanjutnya, saling peduli dengan sesama itu merupakan suatu kewajiban umat terutama warga Dikbud Maluku, karena dengan cara inilah kita beramal untuk memperoleh pahala dari Allah Swt. Dengan menambahkan, walaupun Hari Raya Idul Adha sudah merupakan rutinitas yang berlangsung tiap tahun, namun ini tidak boleh kendor dalam peduli kasih karena mesti terus giat.

 "Itulah yang membuat Allah Swt memberikan rahmat bagi kita. Selanjutnya dimintakan kepada para penerima hewan qurban, agar terimalah amal dari Dikbud dengan penuh keihklasan dan membagilah dengan mereka yang sangat membutuhkan."tuturnya.

(Penyerahan 3 hewan Qurban dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov. Maluku)

Sementara itu, Ketua Majelis Taklim Nur Amalia M. Husein Henaulu, mengatakan penyerahan tiga hewan qurban ini diberikan kepada Masjid As Salamah Air Salobar,  Yayasan Nurul Ikhlas Air Besar, Masjid Baiturrahman Batu Merah Dalam. Dimana pemberian tiga ekor sapi ini merupakan sumbangsih dari keluarga besar Nurul Amalia. "semoga kedepan kegiatan ini bisa ditingkatkan dan menjadi amalan kita kepada Allah Swt, "tandasnya. ()

(Kadisdikbud Maluku Drs. M. Saleh Thio)

Untuk mengevaluasi kegiatan 2018 dan menyusun program 2019, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Maluku, kemarin, menggelar desiminasi program SMA. Kadisdikbud Maluku Drs. M. Saleh Thio, dalam arahannya, mengatakan pertemuan desiminasi ini sangat penting dan strategis, karena sebagai forum evaluasi  tanggungjawab tuntutan publik dibidang pendidikan.

  

Lanjutnya, soal evaluasi jelas dan pasti ada suka maupun duka, sebab saya telah mendapat banyak masukan hingga tentu akan ada perubahan. Dengan harapan, kedepan harus ada perubahan dalam proses pembelajaran, dimana peningkatan mutu mesti terus dikedepankan. Dan yang utama 2019 sudah mesti seluruh sekolah SMA melaksanakan proses belajar mengajar dengan berbasis komputer, hingga dituntut semua sekolah agar bisa melakukan pembenahan demi kemajuan pendidikan yang lebih baik di Propinsi Maluku. Selain itu juga, disinggung soal penerimaan siswa baru di Maluku yang masih tidak merata, disebutkan siswa yang akan mengijakkan kaki di bangku SMA ada kurang lebih 23 ribu. "Banyak yang menumpuk pada beberapa SMA dan bahkan ada SMA yang tidak ada siswa baru. Untuk itu, sekali lagi kegiatan ini sangat penting dan diminta menyampaikan kendala sekolah masing-masing untuk dibahas dan kita ambil solusinya, "harapnya.

  

Sementara itu, ketua panitia pelaksana Netty Badriah, menambahkan untuk kegiatan desiminasi ini ada terbagi dua tahap yakni tahap pertama melibatkan tujuh kabupaten/kota yakni Kota Ambon, SBB, SBT, Aru, Bursel, MBD, Malra dan tahap kedua yakni Malteng,  Buru, Kota Tual, dan MTB. ()

Tahun ajaran 2018 - 2019 telah di instruksikan untuk seluruh Propinsi di Indonesia termasuk Maluku harus memberlakukan pembelajaran dengan menggunakan K-13. Hingga untuk Propinsi Maluku sudah dimulai dengan rapat koordinasi (Rakor) guru yang diultimatunkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio,  bahwa K-13 harus diberlakukan menyuruh didaerah ini. Dari kegiatan itu, Senin (23/7), berlanjut pendidikan dan pelatihan (Diklat) implementasi K-13 yang diperuntukkan bagi guru SMA se-Propinsi Maluku. 

Kepala Dinas dalam arahannya, mengatakan sudah tidak ada lagi sekolah yang menggunakan KTSP 2006 dalam proses pembelajaran, semua mesti seragam dengan K-13 mengingat tahun ajaran 2018 - 2019 seluruh SMA di Maluku melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Lanjutnya,  untuk melaksanakan K-13 guru harus melengkapi diri dengan alat peraga yang salah satunya Leptop dan harus menguasai informasi teknologi (IT).  Untuk itu,  mulai dari sekarang seluruh sekolah harus berproses dan kami pihak Dikbud akan turut membantu dalam hal sarana prasarana komputer yang masih belum lengkap, agar tidak ada lagi kendala saat menghadapi pelaksanaan UNBK.

Dikatakan lebih lanjut, mengenai implementasi K-13 setiap guru diwajibkan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan, agar mereka tidak canggung dalam proses pembelajaran dengan menggunakan K-13.

Sementara itu panitia pelaksana Dahlan Souissa,  menambahkan para guru yang mengikuti kegiatan ini tidak hanya sekedar ikut-ikutan namun wajib bertanya sepuas-puasnya kepada Narasumber, agar memiliki wawasan yang berkaitan dengan K-13 demi kemajuan pendidikan di Maluku. Selain itu juga referensi yang harus digunakan para guru yaitu melalui membaca Koran dan menguasai IT, untuk bisa melihat berbagai macam program pendidikan melalui Yutube supaya kedepan Maluku bisa mendongkrat naik dari hasil UKG. ()

(Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio)

Selama satu minggu para kepala sekolah SMA se-Maluku bergelut dalam rapat koordinasi dan selesailah puncaknya dengan merekomendasikan beberapa point penting, untuk memajukan SMA di Propinsi Maluku. Diantaranya tahun ajaran 2018-2019 seluruh SMA di Maluku sudah harus melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), hingga diharapkan pemerintah mampu mendukung sarana prasarana komputer ke sekolah - sekolah dan seluruh guru diwajibkan memiliki laptop dan K- 13 sudah harus dilaksankan, agar wajib belajar (Wajar) 12 tahun tepat berjalan untuk menghasilkan siswa yang cerdas dan berkualitas. 

Menyangkut apa yang sudah menjadi rekomendasi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio,  sangat memberikan apresiasi dan respon positif, dengan menyatakan kalau mau meraih impian harus jauhkan kata tidak mungkin, dan apa yang sudah menjadi komitmen bersama bisa dilaksanakan dengan baik. Selain itu juga para guru harus mampu melengkapi diri dengan laptop, dan para kepala sekolah mesti optimis karena kedepan itu sudah punya peran yang sangat besar terutama melaksanakan UNBK bagi semua sekolah SMA di Propinsi Maluku.  ()

 

(kegiatan seleksi guru, kepala sekolah, pengawas sekolah berprestasi dan guru berdedikasi jenjang TK, SD, SMP,  tingkat Propinsi tahun 2018)

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Propinsi Maluku, Selasa (10/7), menggelar kegiatan seleksi guru, kepala sekolah, pengawas sekolah berprestasi dan guru berdedikasi jenjang TK, SD, SMP,  tingkat Propinsi tahun 2018, dengan menghadirkan 29 guru yang berasal dari tujuh Kabupaten/Kota di Maluku.

(Sekertaris Dikbud Propinsi Maluku Mimi Hudjajani)

Sekertaris Dikbud Propinsi Maluku Mimi Hudjajani, mengatakan dalam era globalisasi dibutuhkan SDM yang bermutu tinggi dan siap berkompetisi baik pada tataran Nasional,  regional maupun internasional.

Karena seleksi guru, kepala sekolah, pengawas sekolah berprestasi dan guru berdedikasi dimaksudkan untuk memotivasi guru dalam meningkatkan dedikasi,  loyalitas dan profesionalisme terhadap kinerja dan prestasi kerja guru tersebut dalam menghadapi tantangan saat ini.
Lanjutnya,  pemerintah telah menetapkan untuk melaksanakan pemilihan guru, kepala sekolah,  pengawas sekolah berprestasi dan guru berdedikasi sebagai wujud perhatian pemerintah untuk memberikan penghargaan dan memberdayakan pendidik berprestasi.

 

(Suasana kegiatan seleksi guru, kepala sekolah, pengawas sekolah berprestasi dan guru berdedikasi jenjang TK, SD, SMP,  tingkat Propinsi tahun 2018)

Dengan demikian, pemilihan guru berprestasi dan berdedikasi ini merupakan sebuah program pemerintah yang diharapkan akan memberikan kebanggaan dan dorongan yang lebih kuat bagi para pendidik dalam melaksanakan tugas kesehariannya."Jadi melalui seleksi ini diharapkan kualitas pendidikan dan pengelolaan pendidikan disekolah akan lebih meningkat dan mampu menjawab tantangan era global yang berbasis keunggulan,"tuturnya.

(Para Guru dan Pengawas 11 Kabupaten/Kota)

Selain itu juga melalui kegiatan seleksi guru berprestasi ini dapat menunjukkan kualitas terbaik, sehingga bisa mengharumkan nama daerah ini ditingkat Nasional bahkan sampai ke Internasional.
Sementara itu,  Ketua Panitia Pelaksana Dur Kaplale,  menuturkan tujuan dari kegiatan seleksi ini yakni memilih guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah berprestasi dan guru berdedikasi TK, SD,  SMP ke tingkat Nasional serta mengangkat harkat dan martabat guru sebagai profesi terhormat,  mulia dan terlindungi.
Untuk diketahui, dewan juri pada kegiatan seleksi ini berasal dari Universitas Pattimura (Unpatti)  Ambon yakni Dr. Abe Finanlambir dan Prof. Dr. Freddy Lewakabessy.()

Ujian Nasional Perbaikan (UNP) tahun 2018 dilaksanakan pada 28 Juli sampai dengan 31 Juli 2018 dan pendaftaran mulai dilakukan pada 4 Juli - 13 Juli 2018 melalui laman http://unp.kemendikbud.go.id. Demikian hal ini dikatakan Ketua Panitia UN Propinsi Maluku Fentje Mandaku,  kepada koran ini diruang kerjanya, kemarin.

Menurutnya, ujian nasional perbaikan ini dilaksanakan terbatas dibeberapa daerah, dimana Propinsi Maluku kita usulkan untuk ditetapkan oleh Puspendik Kemendikbud di Jakarta yakni ada 13 sekolah SMA dan 12 sekolah SMK yang tersebar pada 11 Kabupaten/Kota, masing - masing Kabupaten/Kota 2 sekolah SMA dan SMK.

Dengan demikian, tujuan pelaksanaan UNP ini dalam rangka untuk memperbaiki nilai Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2016 - 2017 dan 2017 - 2018 yang nilainya belum memenuhi standar minimal 5,5 khusus bagi siswa SMA/MA/SMK, SMALB dan Paket C.

"Jadi,  peserta UNP boleh memiliki nilai diatas 5,5 misalnya bagi mereka yang sedang mengikuti pendidikan di Akpol. Persyaratannya karena satu dan lain hal siswa tersebut tidak dapat mengikuti UN ditahun pelajaran 2017 - 2018 dengan surat resmi dari pihak sekolah itu dirinya bisa mengikuti UNP dengan membuka laman pendaftaran, "tuturnya.

Untuk Propinsi Maluku ada 13 sekolah SMA yakni SMA 1 Ambon,  SMA 3 Ambon, SMA 5 Ambon, SMA 1 Tual,  SMA 1 Masohi,  SMA 1 Amahai, SMA Kristen Saparua,  SMA Alhilal Namlea, SMA 1 Kei Kecil,  SMA Kristen Saumlaki,  MAN 2 SBT, SMA 1 SBB, SMA Yos Sudarso Dobo. Sementara untuk SMK ada 12 sekolah yakni SMK 1 Ambon,  SMK 3 Ambon,  SMK 7 Ambon, SMK 1 Tual,  SMK 1 Masohi,  SMK 2 Buru,  SMK Negeri Kei Kecil, SMK 1 Tanimbar Selatan,  SMK 1 Bula,  SMK 4 SBB,  SMK 1 Dobo,  SMK Negeri Ina Hoi Riwa. ()

(Plt Kabid SMA Minggus Patty)

Sembilan siswa Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMA Provinsi Maluku siap menuju Kota Padang Provinsi Sumatera Barat, untuk mengikuti OSN tingkat Nasional.

Pada acara pelepasan di kantor Dikbud Maluku, Jumat (29/6), Plt Kabid SMA Minggus Patty,  mengharapkan agar kesembilan siswa ini harus belajar dengan sungguh - sungguh untuk mengukir prestasi agar bisa mengharumkan mama Maluku ditingkat Nasional.

(para siswa dan guru pendamping)

Lanjutnya, antara siswa dan guru pendamping harus menjalin hubungan kerjasama yang baik, dalam rangka memberikan spirit kepada siswa, dan yang paling penting adalah berdoa. "Kalian harus juara dan mampu mengharumkan nama Maluku, "pintanya.

(Kepala Seksi Peserta Didik Mansur Sabban)

Sementara itu, Kepala Seksi Peserta Didik Mansur Sabban,  mengatakan kesembilan siswa ini merupakan siswa - siswi terbaik hibgga terpilih mewakili Maluku. Karena itu, harus saling memperkuat mental dimana kepercayaan diri sangat perlu dan jangan lupa persembahkan diri kepada Tuhan selama tujuh hari di Kota Padang.

Selain itu juga bagi guru pendamping harus memberikan motivasi sehingga siswa merasa punya semangat untuk berjuang, supaya meraih juara bagi diri sendiri maupun Maluku tercinta. "Harapan kami kepada guru pendamping agar bisa memperkuat mental siswa, hingga siswa dapat membangun kepercayaan diri dan yakin kepada diri sendiri untuk mengukir prestasi dan keluar sebagai juara ditingkat Nasional,"tuturnya.

Untuk diketahui, sembilan mata pelajaran yang akan dilombakan antara lain Matematika, Komputer,  Kebumian,  Biologi,  Kimia,  Fisika,  Geografi, Ekonomi,  Astronomi.()

KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MALUKU

  • KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI MALUKU
    Jenderal  Ahmad Yani  Kelurahan Batu Gajah, Kecamatan Sirimau
    Ambon - Maluku, 97124
  • 0911 352389 - 352367
  • (fax) 0911-352389

Copyright © 2016 Thinkweb. All Rights Reserved